Poptren.suara.com - Resiko kecelakaan mobil, apalagi di cuaca hujan, amat besar. Umumnya mobil dilengkapi dengan Airbag yang berfungsi melindungi pengendara dari benturan keras akibat kecelakaan.
Tahukah kamu cara kerja Airbag?
Airbag, sesuai namanya, mengandung kata SRS (Supplementary Restraint System), ACRS (Air Cushion Restraint System), atau SIR (Supplemental Inflatable Restraint). Berasal dari kata “Supplementary” atau pendukung, sehingga tidak bersifat utama.
Airbag akan mengembang ketika sebuah igniter membakar senyawa Natrium Azida (NaN3) yang kemudian bereaksi dengan Kalium Nitrat (KNO3) hingga menjadi nitrogen panas yang mengembangkan kantung udara dengan sangat cepat. Semua hal tersebut akan terjadi ketika ECU dari Airbag mengirimkan perintah.
ECU dari Airbag yang apabila diletakkan di beberapa titik, menerima gaya dalam jumlah besaran tertentu yang cukup besar hingga dianggap mobil menerima tabrakan besar. Ternyata agar sensor membaca gaya yang cukup agar Airbag dapat mengembang, tidak semudah dengan terjadi tabrakan saja.
Ada beberapa faktor yang menentukan sensor dan akan memerintahkan Airbag untuk mengembang jika terjadi benturan frontal dengan kecepatan minimal 50 km/jam. Namun perlu diingat, hal ini tidak selalu sama untuk semua pabrikan.
Salah dua faktornya ialah :
1. Range pembacaan sensor 15 derajat dari garis lurus ke depan
Artinya, jika sudut tabrakan lebih besar dari 15 derajat, maka kemungkinan tidak akan meledak.
Baca Juga: Kia Corporation Recall 410.000 Unit Kendaraan Karena Masalah Airbag
2.Tabrakan terjadi diluar sudut yang diluar sensor
Artinya, gaya serap akan terbuang hingga saat sampai ke sensor akan cukup teredam dan membuat Airbag tidak mengembang.
Jadi, Airbag tidak asal mengembang saat terjadi kecelakaan, namun ada alasan dan faktor di belakangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
Terkini
-
Dealer Mobil Listrik Kebanjiran Pesanan Imbas Melambungnya Harga Minyak Dunia
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Elkan Baggott Jarang Main, Rizky Ridho Tetap Ingin Curi Ilmu, Kenapa?
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Resmi ke Timnas Indonesia! Begini Gaya Melatih Elliott Dickman, Asisten Baru John Herdman
-
Hemat Pangkal Kaya? Masihkah Relevan di Era Ini atau Perlu Dievaluasi
-
Sinopsis Final Table: Drakor Baru Hong Hwa Yeon, Ahn Hyo Seop Bakal Jadi Chef
-
6 HP Murah Alternatif Redmi 15, Punya Baterai Jumbo dan Fitur Lengkap
-
Waduh! Siaran Gratis Piala Dunia 2026 Terancam Batal, Presiden Sampai Buka Suara