Poptren.suara.com - Resesi global diprediksi akan lebih parah daripada krisis moneter pada tahun 1998 yang lalu. Ancaman bayang-bayang resesi menguat disebabkan oleh kondisi perekonomian dunia yang mengkhawatirkan. Hal tersebut terjadi di semua sektor.
Pemerintah menyebutkan kondisi ekonomi nasional masih bertahan. Pemerintah juga terus berupaya menjaga daya beli masyarakat tetap stabil melalui cara seperti Bantuan Langsung Tunai atau BLT, atau katakan saja subsidi. Masyarakat juga diminta untuk menjaga stabilitas keuangan pribadi demi menjaga perekonomian terus bergerak dan maju.
Dengah bahasa yang sederhana, resesi adalah lesunya keadaan ekonomi yang terjadi saat produk dosmestik bruto mengalami penurunan. Atau disebut juga pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal secara berturut-turut.
Adanya resesi juga akan mengakibatkan banyaknya pemutusan hubungan kerja atau PHK. Hal itu terjadi akibat daya beli masyarakat menurun, yang tentunya berimbas pada turunnya keuntungan perusahaan. Resei ekonomi terjadi seringkali ditandai dengan menurunnya harga-harga yang disebut deflasi. Atau kebalikannya, inflasi, dimana harga-harga produk atau komoditas dalam negeri mengalami peningkatan secara tajam.
Berikut ini ada beberapa tips yang dirangkum dari sejumlah sumber sebagai persiapan hadapi resesi, diantaranya :
1. Memiliki dana darurat, pastikan aman
Dengan jumlah ideal enam kali gaji bulanan bagi yang udah berumah tangga, dana darurat bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup jika mengalami kondisi tak terduga. Dengan adanya dana darurat, setidaknya akan membantu menghadapi banyak resiko, PHK misalnya.
2. Hindari hutang konsumtif, terutama jangka panjang
Jika terlanjur memiliki hutang jangka panjang, maka segera atur strategi untuk dapat mengatur ulang kembali dengan pihak pemberi kredit. Ditambah suku bunga bank yang biasanya mengalami kenaikan cukup signifikan saat terjadinya resesi. Maka hindari mengambil utang konsumtif atau berjangka panjang.
Baca Juga: Ancaman Resesi 2023, Target Defisit APBN 3 Persen Mampukah Dicapai?
3. Memiliki asuransi
Dengan asuransi, segala resiko yang membebani keuangan dapat ditanggung. Asuransi bisa mengurangi beban keuangan dalam kondisi ketidakpastian.
Pastikan memilih asuransi telah sesuai dengan kondisi dan risiko yang paling mungkin terjadi. Selain asuransi kesehatan dan asuransi jiwa, asuransi mobil juga merupakan produk proteksi yang penting untuk dimiliki, karena akan membantu menurunkan beban finansial jika terjadi berbagai hal yang tak diinginkan.
4. Buat skala prioritas
Dengan membuat skala prioritas, akan membantu seseorang memilah antara mana keinginan dan mana kebutuhan sehingga dapat menyortir mana yang termasuk kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Dengan begitu, seseorang akan mudah memindahkan dana untuk kebutuhan jangka pendek yang tidak terlalu darurat, dan dialokasikan untuk investasi.
Dengan menerapkan hal-hal tersebut, diharapkan diri seseorang akan siap hadapi ancaman resesi di waktu yang akan datang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba