Poptren.suara.com - Onderdil atau komponen mobil memang harus dirawat secara berkala karena seiring pemakaian tentunya kondisi prima mobil menurun. Karenanya servis mobil itu harus agar kondisi mobil terjaga. Beberapa komponen mobil yang umum diservis harganya beragam, ada yang terjangkau ada pula yang harganya mahal.
Beberapa laman otomotif mengelompokkan komponen atau onderdil mobil menjadi tiga kelompok berdasarkan yang paling sering di servis, yakni :
A. Onderdil atau komponen mesin pada mobil
Pada bagian ini ada yang namanya Filter dan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu filter Ac, filter bensin serta filter oli. Harga filter beragam dengan kisaran harga dari Rp. 21.000 hingga Rp. 4.000.000. Ada juga kampas kopling, atau dikenal dengan transmisi. Pada mobil manual, komponen ini berfungsi untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda. Harga komponen ini kisaran dari Rp. 28.000 hingga Rp. 572.000.
Selanjutnya ada aki mobil, dimana komponen satu ini berfungsi sebagai wadah energi listrik bagi mobil. Harus diganti jika sudah berusia dua sampai tiga tahun. Harga komponen mesin ini terbilang paling mahal, karena harganya dari Rp. 500.000 hingga Rp. 4.600.000.
Kampas rem yang digunakan untuk mengelola kecepatan roda. Terbilang cukup terjangkau sebab komponen satu ini kisaran harganya muali dari Rp. 19.000 hingga Rp. 1.400.000. Sedangkan busi mobil wajib diganti tiap mobil telah melewati jarak tempuh 20 ribu KM dan 50 ribu KM. Komponen ini bisa dibilang yang paling terjangkau. Harganya mulai dari Rp. 10.000 hingga Rp. 372.000.
B. Komponen Ac mobil
Pada bagian ini filter Ac jadi pemeran utama. Karena komponen ini merupakan wadah bagi freon yang wujudnya sudah mencair. Komponen ini salah satu yang mampu menguras kantong pemilik mobil karena harganya yang berkisar dari Rp. 85.000 sampai Rp. 870.000.
Kompresor berfungsi untuk mengirimkan freon ke jaringan AC mobil. Komponen ini menjadi yang termahal karena harganya yang berkisar dari Rp. 750.000 hingga Rp. 27.000.000. Wooow !!
Baca Juga: Hindari "Bengkak" nya Biaya Perbaikan Mobil dengan Teratur Ganti Oli
Paling mahal sekaligus yang cukup sering "minta jajan".
Selain itu ada katup ekspansi yang berfungsi mengurangi suhu dan tekanan freon pada kabin mobil. Harganya masih terbilang 'ramah kantong' bagi pemilik mobil dengan kisaran harga mulai dari Rp.155.000 hingga Rp.3.250.000.
Disamping itu, ada evaporator yang menghasilkan hawa sejuk atau dingin di kabin mobil. Komponen ini berkisar dari Rp. 400.000 hingga Rp. 9.000.000. Ada juga kondensor yang berguna membuang suhu panas dari dalam kabin. Komponen ini berkisar dari Rp.250.000 hingga Rp. 3.750.000.
C. Komponen tambahan
Pada bagian ini terdiri dari wiper yang berfungsi sebagai pengelap kaca mobil di bagian depan. Komponen yang satu ini berkisar dari Rp. 20.000 sampai Rp. 860.000. Cukup terjangkau untuk pemilik mobil yang berencana memperbaiki wiper.
Ada juga yang namanya spion. Komponen ini berupa kaca cembung untuk membantu meninjau kondisi kendaraan di belakang mobil. Harga komponen ini berkisar Rp. 180.000 hingga Rp. 2.000.000.
Mobil tidak lengkap tanpa lampu. Si lampu eksternal ini yang bantu menerangi jalur mobil di depan.
Terakhir ada bumper, atau area karet yang mengamankan bagian belakang dan depan mobil ketika menabrak atau kejadian keras lainnya.
Gimana ? Sebagai pemilik mobil, harus siap dengan segala kemungkinan yang terjadi pada komponen-komponen yang disebut diatas. Selain harganya yang bikin dompet menangis, tidak jarang komponen tersebut indent.
Sebelum memutuskan servis ada baiknya konsultasikan dahulu ke montir yang sudah berpengalaman, apa tindakan yang harus dilakukan ketika komponen-komponen di atas "minta jajan".
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing
-
Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK