/
Kamis, 10 November 2022 | 21:17 WIB
Ilustrasi isi bensin (Freepik)

Poptren.suara.com - Mencampurkan bensin berbeda oktan menjadi salah satu alternatif bagi sejumlah pengendara mobil demi menjaga kualitas bensin sekaligus menghemat biaya. Hal tersebut diperbolehkan tapi jangan lupa untuk tetap memperhatikan RON bensin beserta takarannya.

Beberapa ahli teknologi bahan bakar mengatakan bahwa mencampur bensin beda oktan tetap aman bagi mesin dan proses pembakaran, dengan syarat campurkan bensin oktan tinggi dengan bensin beroktan yang lebih tinggi. Salah satu saran yang diungkapkan adalah campurkan bensin dengan RON 92 ke atas.

Contohnya, campurkan bensin RON 92 dengan RON 95.

Bensin RON 92 dinilai memiliki formula aditif yang setara dan sudah disesuaikan dengan pembakaran mesin modern. Artinya, aditif mengandung pembakaran seperti deterjen yang merontokkan deposit, juga lapisan film yang melindungi komponen dari kotoran baru. Bedanya, hanya aditif oktan yang pembakarannya berdasarkan kompresi.

Dengan demikian, maka aditif yang terkandung akan saling meningkatkan.

Lain cerita jika bensin oktan tinggi dicampur dengan bensin oktan rendah. Bensin oktan rendah umumnya mengandung formula aditif kadar rendah, yang hanya menyesuaikan nilai bakar. Artinya, percampuran bensin oktan rendah dengan oktan tinggi berpotensi mengurangi performa aditif yang terkandung di bensin oktan tinggi sehingga formula aditinya tidak bekerja maksimal karena menyesuaikan dengan bensin oktan rendah.

Load More