Poptren.suara.com – Seorang penumpang kereta rel listrik (KRL) atau commuter line terbaring di kursi penumpang karena sakit.
Hal ini lantas membuat para netizen kagum dengan pelayanan pihak KRL terhadap penumpang yang membutuhkan.
Seorang penumpang wanita yang diketahui namanya yaitu Andari, akan menuju Depok, Jawa Barat. Ia diketahui baru saja pulang dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Sebelumnya Andari mendapatkan tindakan dari dokter karena penyakit yang ia idap.
Saat di KRL ia juga membawa batal karena takut tidak kuat saat dijalan, ia pun meminta tolong suaminya untuk mencoba meminta izin kepada satpam untuk berbaring,
Sang satpam yang bernama Mustahillah akhinya memberikan ia izin untuk berbaring, tak hanya itu saja ia pun juga dibimbing ke bangku prioritas.
Mustahillah juga sudah bersiap diri jika ada penumpang lain yang akan bertanya tentang izin berbaring tersebut.
Ia pun akan berusaha menjelaskan kepada penumpang lainnya. Selain itu, sang satpam pun juga membantu Andari sampai ke tempat tujuan dengan selamat.
"Tidak hanya tugasnya dia kerjakan dengan sangat baik, tapi hatinya ikut bekerja melayani customer yang lemah dan menderita. Etos kerja yang luar biasa," tulis Andari.
Baca Juga: Kepuasan Masyarakat, Akan Bikin Jokowi Tiga Periode?
Mendengar kisah dari Andari, mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akhinya menanggapi pesan tersebut.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Andari, telah mempercayai KRL sebagai angkutan umum yang aman.
"Saya berterima kasih karena Ibu sudah mempercayai kereta Commuter Jabodetabek sebagai angkutan yang dapat mengantarkan ibu ke tempat tujuan dengan aman dan dengan selamat," kata Jonan melalui akun resmi Instagram @ignasius.jonan, dikutip Jumat (9/12/2022).
"Saya juga berterima kasih setelah saya membaca tulisan Ibu yang sekarang beredar luas bahwa rekan-rekan saya di KAI dan Commuter tetap melanjutkan perbaikan layanan dari waktu ke waktu," kata dia.
Jonan juga sangat bersyukur para rekan-rekannya tersebut telah memperlakukan masyarakat bukan hanya sekedar pelanggan namun juga selayaknya masyarakat yang tolong menolong.
Mendapat ucapan terima kasih karena pelayanannya, Mustahillah mendapat banyak pujian dari warganet.
Pihak KAI akhirnya mengankat Mustahillah menjadi pegawai organik KAI Commuter.
"Bentuk apresiasi dari BoD KAI Commuter diberikan kepada saudara Mustahillah disamping mendapatkan piagam, jam tangan, yang paling membanggakan adalah Sdr Mustahillah diangkat sebagai Pekerja Organik KAI Commuter terhitung mulai tanggal 1 Januari 2023"
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Brace Harry Kane Bawa Inggris Tantang Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
BRI Tegaskan Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif, Apresiasi Langkah Cepat Polda Sumsel
-
Bank Sumsel Babel Borong 6 Penghargaan Infobank 2026, Pertahankan Predikat Layanan Terbaik
-
Menembus Lautan, PTBA dan PKBM Pesona Hadirkan Akses Pendidikan di Pulau Tegal
-
Diduga Masalah Asmara, Begini Kronologi Siswi SMP Terjun ke Sungai Beliti
-
Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM
-
Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!
-
Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa Sekda Riau dan Bupati Indragiri Hulu