Poptren.suara.com – Banyak wanita menggunakan kuku palsu untuk mempercantik tampilan jari jemari meraka.
Sekarang ini banyak sekali yang menjual kuku palsu dengan beraneka motof dan warna, sesuai dengan keinginan dari para pelanggannya.
Memang kuku palsu bisa mempercantik diri, namun tahukah kamu bahwa dibalik kecantikan tersebut akan ada penyakit yang bisa menggerogoti kuku kamu.
Jika kamu tak bisa merawat hingga menjaga kebersihan saat menggunakan kuku palsu, kamu bisa terinfeksi jamur.
Kenapa bisa kuku palsu menyebabkan infeksi jamur?
Ternyata infeksi jamur memang sudah umum dirasakan para pengguna kuku palsu. Infeksi ini memang tak serius namun bisa menjalar kebagian lainnya.
Infeksi jamur ini sangat rentan dialami oleh pengguna kuku akrilik. Bisa diperkirakan lebih dari 90% pengguna kuku akrilik ini mengalami infeksi jamur.
Saat ingin menggunakan kuku palsu, kuku harus direkatkan ke kuku asli agar terlihat lebih indah. Tapi, jika tidak erat atau tidak presisi maka akan lembab, inilah yang menyebabkan pertumbuhan jamur.
Tak hanya itu saja, jika perlengkapan dan cat kuku sudah terkontaminas oleh jamur, maka bisa dipastikan akan akan menyebar juga ke orang lain.
Baca Juga: Kebiasaan Sepele Namun Dapat Merusak Kesehatan Gigi dan Rongga Mulut
Maka dari itu, menjaga kebersihan dari kuku saat menggunakan kuku palsu itu sangatlah penting.
Gejala infeksi jamur pada pengguna kuku palsu
Infeksi ini memang tak menimbulkan gejala, namun gejala akan terjadi jika kamu sudah lumayan parah. Berikut gejala yang timbul.
- Kuku yang rapuh atau semakin menebal
- Tercium bau busuk dari kuku
- Rasa sakit dan nyeri terurama saat kamu menekan kuku
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo
-
Pelabuhan Diminta Seaman Bandara, DPR Dorong Pemisahan Kapal Barang dan Penumpang
-
BRI Sediakan Fasilitas Cicilan 0 Persen Hingga 12 Bulan di AZKO
-
Pemkot Palembang Tak Lagi Menanggung 5.502 Guru PPPK, Ini Dampaknya bagi APBD
-
Diskon Belanja Hingga 50 Persen di AZKO dari BRI, Cek Syaratnya
-
Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur
-
Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri