/
Selasa, 14 Februari 2023 | 18:22 WIB
Ilustrasi depresi di hari valentine. (Darko Ilic/Flickr)

Poptren.suara.com - Hari Valentine idealnya dirayakan secara sukacita oleh pasangan dan orang-orang terdekat yang kita cintai. namun, tentu tak semua orang mengalami perasaan yang sama.

Hari Valentine nyatanya juga memberikan sisi gelap bagi orang-orang tertentu. Kadang menyisakan kepedihan, kesedihan, bahkan kekerasan.

Meski Sisi gelap dari Hari Valentine sebenarnya tidak terlalu banyak, namun beberapa hal bisa menjadi catatan tersendiri dalam perayaan Hari Valentine.

Berikut di antaranya:

Komersialisasi yang berlebihan

Perayaan Hari Valentine seringkali dipandang sebagai acara komersial dan seringkali dimanfaatkan oleh industri untuk meningkatkan penjualan mereka. Beberapa orang mungkin merasa bahwa perayaan ini telah kehilangan makna aslinya, yaitu merayakan kasih sayang dan cinta.

Kesepian

Hari Valentine bisa menjadi hari yang sulit bagi orang yang merasa kesepian atau tidak memiliki pasangan. Hal ini bisa meningkatkan rasa cemas, depresi, dan kesepian pada beberapa orang.

Tekanan

Baca Juga: Rekomendasi Kado Cokelat untuk Merayakan Hari Valentine

Beberapa pasangan mungkin merasa tertekan untuk memberikan kado atau mengadakan acara yang mewah pada Hari Valentine, yang pada akhirnya dapat membuat mereka merasa stres dan cemas.

Kekerasan

Sayangnya, ada beberapa kasus kekerasan yang terjadi pada Hari Valentine, seperti pelecehan seksual dan kekerasan dalam hubungan. Hal ini menunjukkan bahwa penting untuk memperhatikan keselamatan dan kesejahteraan kita sendiri, serta pasangan dan orang-orang di sekitar kita.

Meskipun ada sisi gelap di dalam perayaan Hari Valentine, hal-hal ini bisa diatasi dengan sikap yang positif dan cara-cara yang sehat untuk merayakan cinta dan romansa.

Penting untuk diingat bahwa perayaan Hari Valentine bukan hanya tentang memberikan kado atau merayakan secara besar-besaran, tetapi lebih tentang memberikan perhatian dan kasih sayang pada orang yang kita cintai.

Load More