Poptren.suara.com - Smartfren menandatangani kerja sama dengan Huawei Cloud (PT Sparkoo Technologies Indonesia) untuk percepat pertumbuhan Digital melalui solusi komputasi awan (cloud). Melalui kerja sama ini pelanggan Smartfren Business memiliki lebih banyak pilihan kompetitif, terpercaya, serta mudah diterapkan bagi bisnis yang tengah melakukan transformasi digital.
“Kami berharap agar solusi yang dihadirkan oleh Smartfren Busines dan Huawei Cloud semain memudahkan semua orang yang sedang berupaya mengimplementasikan teknologi digital untuk usaha-usaha mereka. Harapannya dengan transformasi digital yang semakin mudah, maka dampak positifnya makin banyak dan membuka peluang bagi usaha-usaha tersebut untuk mewujudkan kontribusi positif pada perekonomian Indonesia,” jelas Alim Gunadi, CEO Smartfren Business.
“Huawei sebagai penyedia Infrastruktur TIK terkemuka yang telah berdiri di Indonesia sekitar 20 tahun.
Selama ini, kami selalu fokus membangun konektivitas terbaik untuk menghubungkan Indonesia dan memungkinkan pengembangan ekonomi digital. Huawei Cloud telah memiliki node (server) lokal yang terletak di 3 lokasi guna memberikan layanan terbaik di Indonesia. Kami juga telah memiliki banyak sekali pengalaman dan portfolio di berbagai jenis industri," tambah Zhang Penghui, CEO Huawei Cloud.
Zhang juga menyebutkan bahwa untuk untuk mewujudkan kehidupan digital yang lebih praktis, Huawei Cloud berkomitmen menyediakan solusi cloud dengan kinerja terdepan, andal, dan biaya yang kompetitif.
Pihaknya mengaku sangat bangga berkolaborasi dengan Smartfren Business untuk menyediakan berbagai solusi cloud kebutuhan industri, seperti IaaS, PaaS, dan lain sebagainya, serta diharapkan kerja sama ini akan sangat bermanfaat mewujudkan kesuksesan pelanggan.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tersebut diselenggarakan di Kantor Huawei Cloud Indonesia, Jakarta. Dengan kerja sama ini pelanggan Smartfren Business mendapatkan pilihan baru yang terdiri dari berbagai teknologi cloud terkini.
Mulai dari Hybrid Cloud yang dapat memenuhi standar keamanan dan perintah terkustomisasi, high performance SAP yang memiliki kapasitas ECS hingga 4 TB dan BMS hingga 16 TB, sampai dengan Enterprise Cloud Box yang dapat menyimpan data perusahaan secara terpusat dengan fitur sinkronisasi dan role permissions, keseluruhan layanan cloud Smartfren Business dan Huawei Cloud dilengkapi dengan Storage Disaster Recovery Service (SDRS).
Kemampuan tersebut mencakup fitur data backup dan archive yang mampu mengamankan multiple-cloud maupun cross-cloud. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan untuk menerapkan digitalisasi, perusahaan
dituntut untuk berkembang, namun juga harus tetap relevan dan kompetitif dalam sektor yang dijalani.
Tuntutan tersebut dapat diwujudkan dengan pemanfaatan cloud untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan bisnis perusahaan. Oleh karena itu, saat ini cloud menjadi salah satu layanan salah satu layanan on-demand yang banyak dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis di Indonesia.
Baca Juga: Guna Peningkatan Kualitas Layanan Internet, Smartfren Tambah 1.000 BTS Baru di Jawa Timur
Kerja sama ini juga memilki peran strategis dalam mendukung layanan cloud yang dihadirkan oleh Smartfren Business dan Huawei Cloud merambah pasar yang lebih luas, sehingga fitur-fitur yang termasuk di dalamnya dapat menyatu dalam kegiatan bisnis enterprise yang bergerak di berbagai sektor; seperti telekomunikasi, edukasi, manufakturing, retail, otomotif, eCommerce, gaming, layanan finansial, layanan kesehatan, media, sampai dengan industri hiburan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Spider-Man: Brand New Day Rilis Trailer, 'Kelahiran Kembali' Peter Parker
-
Hari Ini, 35 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Gambir dan Pasar Senen
-
Konektivitas Udara: Faktor Penentu Kemenangan di Tengah Ketatnya Persaingan Destinasi Pariwisata
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Jakarta Gelar Car Free Night di Sudirman-Thamrin Saat Malam Takbiran
-
Harga Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Segini Kisarannya
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Dulu Bikin Jantungan, Kini Kokoh Menyatukan Jabar-Jateng: Wajah Baru Jembatan Merah Putih Banjar
-
Wamen HAM Soroti Perbedaan Informasi Polri-TNI dalam Kasus Penyiraman Andrie Yunus
-
Timnas Iran Tidak Mundur dari Piala Dunia 2026, Boikot AS Tetap Jalan!