Poptren.suara.com – Sempat viral di media sosial terkait event motor Trail yang diadakan di Ranca Upas Ciwidey, Jawa Barat.
Event tersebut berakhir rusuh karena banyak peserta yang mengeluhkan ketidakhadiran para panitia disetiap lokasi hingga membuat banyak peserta kesusahan.
Setelah event ini akhirnya viral, akhirnya pihak panitia pun akhirnya meminta maaf terkait dengan cara tersebut.
Diunggah oleh akun AnginBaikStore yang diunggah pada tanggal 7 Maret 2023.
Dalam video tersebut ada tiga orang pria yang meminta maaf terkait event tersebut dan mereka juga meminta maaf kepada para sponspor.
“Saya mewakili seluruh panitia event Ranca Upas 5 Maret 2023,saya meminta maag atas kejadian yang telah terjadi, dan kelalaian panitia sehingga merugikan semua pihak termasuk para sponsor pmk x dos, penyedia tempat Ranca Upas” ucap panitia tersebut.
“Saya sangat menyesali kejadian ini dan sekali lagi, mohon maaf untuk semua pihak yang telah dirugikan terutama para peserta event Ranca Upas 5 Maret 2023” Sambung mereka.
Setelah video permintaan maaf tersebut dibuat, ada video yang memperlihatkan kondisi terbaru dari Ranca Upas.
Video tersebut diunggah oleh Uprit mangprang, Mang Uprit memperlihatkan kondisi Ranca Upas setelah event motor trail selesai.
Baca Juga: Kocak! Ada Pria Ngaku Jadi Anak Jokowi, Kaesang : Mas Gibran, Ini Kakak Kita Mas
Ia marah-marah karena bunga rawa atau edelweis rawa yang ia tanam di Ranca Upas mati ‘dihajar’ oleh motor trail.
“Panitia di acara event trail di kampung caira Ranca Upas dan khususnya buay orang perhutani yang memberikan kebijakan memberikan izin terkait acara tersebut, liat nih dampaknya, hancur, hancur gak, lihat sama mata anda hancur nggak” Ucap mang Uprit dengan nada kesal.
“Dan lokasi ini, meskipun banyak rumput biat anda paham, udah saya tanam lagi, saya kembangbiakkan disini bunga rawa, sedangkan bunga ini di dunia hanya ada dua tempat termasuk di Indonesia pun hanya ada dua tempat, Ranca Upas dan Danua Ciharus Kamojang Garut” Sambung Mang Uprit.
Ia nampak marah sekali saat memperlihatkan kondisi menyedihkan dari tanaman yang ia sudah budidayakan di Ranca Upas.
Dalam postingan video tersebut Mang Uprit memberikan caption diunggahanya tersebut.
“Biar semua paham dan mengeri. Bunga rawa atau edelweis rawa tumbuh di dua negara termasuk di Indonesia, di Indonesia pun hanya ada di rawa Ranca Upas sama Ciharus Kamojang Garut. Saya ambil bunga dan saya lestarikan saya perbanyak dengan cara pengembangan biakan dari tunas, semoga semua paham kenapa saya marah di acara event trail Ranca Upas” tulis Mang Uprit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Pesugihan Memang Nyata! Kisah Horor 'Aku Harus Mati' Bongkar Teror di Panti Asuhan
-
Dari UMKM Daerah ke Pasar Jakarta, Produk Binaan PTBA Buktikan Daya Saingnya
-
Misi Terselubung Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Manggala Agni Sudah Padamkan Ratusan Hektare Karhutla di Riau
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Sinopsis Film Korea A Melody To Remember, saat Musik dapat Menyembuhkan Luka
-
Ibu Anji Meninggal Dunia Malam Ini
-
Menanti Ketuk Palu Jakarta: Pemkab Sukabumi Bersiap Terapkan WFH Demi Tekan Konsumsi BBM
-
Takut Pemainnya Cari Suaka Politik, Negara Ini 7 Tahun Tak Main hingga Tak Masuk Ranking FIFA
-
Masa Hiatus Berakhir, Seringai Lempar Lagu Baru dengan 2 Gitaris Anyar