Poptren.suara.com - Membeli mobil bekas menjadi pilihan tersendiri bagi konsumen. Membeli mobil beks bukan berarti tidak mempertimbangkan baik dan buruk serta resiko dibaliknya. Satu hal yang paling sering terjadi ketika konsumen akan membeli mobil bekas, ada rasa tergiur pada iming-iming jarak tempuh mobil pada odometer rendah.
Iming-iming odometer rendah juga berdasarkan dari pendapat banyak orang yang mengatakan jarak tempuh yang rendah menandakan mobil masih dalam keadaan baik, padahal belum tentu. Tidak jarang pula penjual mobil bekas ada yang tanpa ragu curangi angka pada odometer agar harga jual mobil bekas tinggi.
Ada cara mudah mengetahui apakah odometer dicurangi atau tidak, yaitu periksa buku servis dari mobil tersebut. Biasanya ada rekam jejak sebuah mobil yang dapat dilihat secara gamblang. Artinya, cek buku servisnya jika ragu, lalu cocokkan dengan kilometer di rekam jejak servis, apakah sama atau tidak dengan di odometer.
Cara lain yang tidak kalah mudah adalah lihat kondisi dan juga tampilan dari sekitar odometer. Perlu diingat, ini berlaku untuk mobil transmisi manual ataupun matik. Angka manual ataupun digital kini semakin mudah diakali. Untuk odometer manual perhatikan kondisi angkanya, jika sudah tidak rata maka dipastikan sudah diakali.
Juga jangan lupa periksa saat kendaraan dalam kondisi berjalan, apabila jarum tidak stabil atau bergetar, itu artinya besar kemungkinan sudah diakali. Sementara odometer digital sedikit sulit, karena secara kasat mata tidak bisa dilihat. Namun salah satu cara terbaik adalah perhatikan dengan saksama baut-baut yang ada di dasbor, jika ada yang cacat tandanya sudah pernah dibuka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Feri Amsari: Negara Harus Ungkap Pelaku Serangan Andrie Yunus atau Dianggap Bagian dari Kejahatan
-
Ditanya "Sekarang Kerja di Mana" saat Jobless? Begini Cara Ngeles secara Elegan
-
Profil Bupati Cilacap Syamsu Auliya Rachman yang Terjaring OTT KPK, Harta Tembus Rp11 Miliar
-
BRI Permudah Kredit Mobil dan EV, Ajukan Langsung di Super Apps BRImo
-
BRI Hadirkan Kredit Mobil dan EV via Super Apps BRImo, Bunga Mulai 2,85%
-
Pegang Data Intelijen, Prabowo Ungkap Motif Pengamat yang Sering Sebut Indonesia Hancur
-
Becak Listrik Gratis dari Prabowo Bikin Bahagia Lansia di Ngawi, Tak Perlu Lagi Mengayuh Berat!
-
BRI KKB: Kredit Mobil dan EV Makin Mudah, Cukup Lewat BRImo dengan Cicilan Stabil
-
Terungkap, Alasan Ganda Thom Haye Absen di Laga Krusial Persib vs Borneo FC
-
Harga Minyak Dunia Membara, RI Mulai Lirik Pasokan dari Rusia? Begini Kata Wamen ESDM