Poptren.suara.com - Sosok dukun pengganda uang asal Banjarnegara, Slamet Tohari alias Mbah Slamet menggemparkan masyarakat. Aksi sadis yang dilakukan Mbah Slamet pada para korban membuat warga sekitarnya kaget karena pelaku selama ini tak pernah berbuat keributan di lingkungan.
Selain itu banyak warga di desa Mbah Slamet, tidak mengetahui secara pasti profesi yang dijalani oleh Mbah Slamet. Menurut keterangan Kepala Desa, Mahbudiono, Mbah Slamet dalam kesehariannya jarang kelihatan lantaran rumah Mbah Slamet terletak di pinggiran dan bersebelahan dengan sungai, sehingga jauh dari warga yang lain dan orang-orang di sekitarnya juga cuek
Mbah Slamet ternyata telah membunuh setidaknya 11 nyawa korban, ia disebut-sebut sebagai pembunuh berantai. Hal tersebut diketahui dari 11 mayat yang ditemukan terkubur di sebuah kebun di Desa Balun, Banjarnegara pada Senin (3/4/2023) kemarin.
Korban-korban tersebut lalu dikuburkan Mbah Slamet di sebuah ladang yang ternyata merupakan milik orang tuanya. Jenazah yang ditemukan rata-rata dikubur di kedalaman 1 meter, bahkan ada beberapa jenazah yang dikuburkan bersama satu lubang
Modus yang dilakukan oleh Mbah Slamet untuk menarik korban adalah dengan mengiming-imingi korban keuntungan besar jika menggandakan uang di tempatnya. Misalkan korban setor uang Rp40 juta hingga Rp70 juta, Mbah Slamet berjanji akan menggandakan menjadi Rp5 miliar.
Akan tetapi bukannya menepati janji, para korban malah dibunuh secara keji dengan dikubur di satu liang lahat di area perkebunan di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara.
Mbah Slamet telah ditangkap dan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati dan seumur hidup.
Berita Terkait
-
5 Tahun Jadi Dukun Pengganda Uang, Ini Fakta-fakta Keji Mbah Slamet Habisi 11 Orang
-
Modus Mbah Slamet Dukun Serial Killer: Gandakan Uang Rp 40 Juta Jadi Rp 5 Miliar
-
Profil Mbah Slamet: Dukun Serial Killer Bunuh 11 Orang di Banjarnegara
-
Mirip Serial Killer Wowon, Mbah Slamet Bunuh 11 Orang Pakai Racun Potasium
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya
-
Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda
-
Situasi Serba Salah: Antara Opang, Gojek, dan Hak Penumpang
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China
-
Jokowi Ulang Tahun ke-65, Warga Geruduk Kediaman Pribadi di Sumber Solo