Poptren.suara.com - Pada bulan Ramadan, umat muslim berlomba-lomba melakukan kebaikan. Salah satu amalan yang bisa dilakukan saat Ramadan adalah bersedekah.
Helmy Yahya pernah menanyakan tentang hukum bersedekah pada Habib Ja'far. "Bib apa hukumnya kita orang muslim, membantu orang non muslim, bersedekah pada non muslim, apakah itu akan tetap menjadi pahala ?" tanya Helmy Yahya pada Habib Ja'far.
Pertanyaan itu langsung disambut antusias oleh Habib Ja'far. "Menjadi pahala yang sangat besar," tegas Habib Ja'far.
Menurutnya, hal tersebut juga tertera dalam kitab suci Al Qur'an. Tertera bahwa berbuat baik wajib dilakukan kepada agama apapun.
"Agama apapun yang tidak memerangi agama kita. Bahkan suatu hari, Nabi Ibrahim dalam salah satu hadist Qudsyi menjelaskan kedatangan orang Zindi, orang Atheis, 70 tahun umurnya, minta makan. Nabi Ibrahim kan punggawa tauhid, 'wah saya nggak enak sama Allah ngasih makan orang atheis, kamu masuk teis dulu deh.' Nah kata orang ini (bilang), 'Saya nggak mau menukar sepiring nasi dengan iman saya (bahwa Tuhan itu tidak ada). Lalu dia pergi. (Lalu Nabi Ibrahim) ditegur sama Allah : Wahai Ibrahim, orang itu umurnya 70 tahun, kenapa bisa hidup sampai 70 tahun dengan keatheisannya ? Karena saya kasih makan setiap hari. Kemudian minta makan sekali ke kamu, kamu tolak atas nama saya!" kata Habib Ja'far.
Habib pun melanjutkan ceritanya, saat itu Nabi Ibrahim lalu buru-buru lari ke orang atheis tersebut dan memberinya makan. Peristiwa itu menjadi contoh bahwa sebagai umat muslim berbuat baik wajib dilakukan pada agama apapun.
"Saya nggak pernah dengar ada orang mati kelaparan karena rezekinya diboikot oleh Tuhan, karena dia atheis. Nggak ada. Kita sedekah pada siapapun, meskipun dia non muslim, kalau dia tetangga. Dia paling berhak atas sedekah, tetanggamu itu paling berhak," katanya.
"Meskipun dia atheis, mau nyembah ubur-ubur kek, silahkan, tapi dia berhak," pungkasnya.
Baca Juga: Jangan Lewatkan, Hari Ini Ada Gerhana Matahari Total
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penyebab Laba Bersih ADRO Meroket 76,84% di Semester I/2026
-
Terapi Stem Cell Kian Dikembangkan, Menjangkau Pengobatan Pengapuran Sendi hingga Kebutuhan Estetika
-
Cara Menentukan Shade Skin Tint agar Hasil Tidak Abu-Abu, Ini 6 Tips Memilihnya
-
Auto Glowing! 5 Booster Toner Korea untuk Kulit yang Tampak Lebih Sehat
-
Mahasiswa hingga Ibu Rumah Tangga Rebutan Jadi Relawan MotoGP Mandalika, Apa Menariknya?
-
Kata-kata Pertama Raja Haakon VIII, Raja Norwegia Baru
-
Tiga Tahun Kembangkan Rokok HS, Ini Kiat Sukses Owner M. Suryo: Inovasi dan Semangat Berbagi
-
Pengalaman yang Tak Masuk CV: Mengapa Kerja Domestik Dianggap Tak Bernilai?
-
Kabut Asap Karhutla Makin Pekat Memaksa Siswa Pontianak Belajar Daring
-
Warga Diterkam Buaya di Sungai Sendewo Meranti, Camat: Bukan Pertama Kali