Poptren.suara.com - Masyarakat Indonesia masih menganggap keutuhan selaput dara merupakan simbol dari keperawanan seorang perempuan. Padahal dalam dunia medis, keutuhan selaput dara tidak menjadi patokan orang tersebut masih perawan atau tidak.
"Keutuhan selaput dara perempuan terkadang masih menjadi ukuran atas keperawanan dan moralitas seseorang. Padahal sebenarnya tidak ada yang bisa disimpulkan dari kondisi selaput dara," kata dokter Deffy Leksani Anggar Sari disunting dari meetdoctor.com, Jumat (28/4).
Terlebih, kata Deffy, kondisi setiap wanita berbeda-beda. Selaput dara adalah lapisan kulit yang sangat tipis, merentang di vagina wanita. Lapisan ini dapat menutupi seluruh atau sebagian mulut vagina.
"Keperawanan pada perempuan sering didefinisikan sebagai keberadaan selaput dara. Selaput dara vagina yang sudah robek kerap diidentikkan sebagai perempuan yang sudah tidak perawan," ujar dia.
Menurutnya, padahal robeknya selaput dara ini dapat disebabkan oleh berbagai hal selain penetrasi penis ke dalam vagina. Selain itu, ada sebagian perempuan yang lahir tanpa selaput dara," lanjutnya.
"Hal ini yang menyebabkan, tidak semua perempuan akan mengalami perdarahan saat berhubungan seksual untuk pertama kalinya," kata Deffy.
Berita Terkait
-
Merayakan Hari Kekayaan Intelektual Dunia untuk Perempuan Indonesia yang Kreatif dan Inovatif
-
5 Tips Solo Traveling untuk Perempuan, Jalan-Jalan Sendirian Tetap Aman!
-
Viral Pengguna KRL Tujuan Bekasi Diperlakukan Tak Senonoh oleh Petugas Saat Berada di Gerbong Perempuan
-
Memahami Dinamika Budaya Matriaki dalam Perspektif Gender
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Boyfriend Material Banget! 5 Inspirasi Outfit Kekinian ala Song Kang
-
5 Rekomendasi Skin Tint SPF 50 untuk Proteksi UV Praktis, Wajah Auto Fresh
-
5 Kebiasaan yang Bikin Kamu Cepat Tua, Sering Dianggap Sepele
-
Polisi Bongkar Industri Rumahan Sabu dan Ekstasi di Lampung, 9 Orang Diciduk
-
Tak Hanya Andalkan KPR, BBTN Bidik Bisnis Kredit Pensiun
-
Pelajar dan Mahasiswa Belum Melek Keuangan, Banyak Tak Punya Tabungan Bank
-
Diskon Grabcar dan Grabfood dari BRI, Klaim di Sini!
-
Ketua Umum PBNU dan Rais Aam Dilarang Rangkap Jabatan
-
Pemulihan Warga dan Anak-Anak Desa Adat Sade Jadi Perhatian Pascakebakaran
-
Ulasan Buku The Art of Stoicism: Seni Menjadi Diri yang Tenang di Masa Kini