- Seorang bocah WNI berusia 6 tahun tewas ditabrak mobil saat menyeberang jalan di kawasan Chinatown, Singapura, pada 6 Februari.
- Jenazah korban telah dipulangkan dari Singapura ke Jakarta pada Minggu pagi, 8 Februari, didampingi keluarga.
- KBRI Singapura aktif mendampingi keluarga korban dan memfasilitasi proses administratif hingga pemulangan jenazah selesai.
Suara.com - Duka mendalam menyelimuti keluarga besar seorang bocah berusia 6 tahun warga negara Indonesia atau WNI, yang ditabrak mati di kawasan sibuk Chonatown, Singapura.
Jenazah bocah yang menjadi korban dalam kecelakaan fatal pada 6 Februari lalu itu, kini telah diberangkatkan kembali ke tanah air, Jakarta, untuk peristirahatan terakhirnya.
Proses repatriasi atau pemulangan jenazah dilakukan pada Minggu pagi, 8 Februari, akhir pekan lalu.
Jenazah bocah tersebut meninggalkan Singapura menggunakan maskapai Singapore Airlines pada pukul 06.50 waktu setempat.
Dalam penerbangan yang penuh kesedihan tersebut, tampak pihak keluarga dan kerabat mendampingi kepulangan sang buah hati yang tewas dalam kecelakaan saat sedang berwisata.
Kehadiran Keluarga dan Dukungan Diplomatik
Sejak kabar kecelakaan tersebut mencuat, pihak keluarga tidak tinggal diam. Kerabat korban segera terbang dari Indonesia dan tiba di Singapura pada Jumat malam (6 Februari), tak lama setelah insiden terjadi.
Sebagian kerabat kembali ke Jakarta pada Sabtu malam, sementara yang lain memilih bertahan hingga proses pemulangan jenazah tuntas pada Minggu pagi.
Peran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura menjadi sangat krusial dalam memastikan seluruh proses administratif berjalan lancar.
Baca Juga: 9 Fakta dan Kronologi Kecelakaan di Singapura yang Menewaskan Bocah WNI Usia 6 Tahun
Juru bicara KBRI Singapura menyatakan, staf kedutaan telah memberikan pendampingan sejak awal, termasuk mengunjungi keluarga korban di Singapore General Hospital (SGH) pada malam kejadian.
"Staf Kedutaan telah bertemu dengan ayah gadis itu dan akan terus memberikan dukungan dan bantuan kepada keluarga almarhumah," kata juru bicara kedutaan tersebut kepada media, dikutip hari Senin (9/2/2026).
KBRI juga menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi komunikasi dengan semua pihak agar seluruh proses, khususnya repatriasi, tidak menemui kendala berarti.
Isak Tangis Pecah di Kamar Jenazah
Momen paling memilukan terjadi ketika keluarga mendatangi kamar jenazah (morgue) pada Sabtu, 7 Februari, sekitar pukul 14.15 untuk mengambil jenazah.
Suasana di sekitar lokasi berubah menjadi sangat emosional.
Berita Terkait
-
9 Fakta dan Kronologi Kecelakaan di Singapura yang Menewaskan Bocah WNI Usia 6 Tahun
-
KBRI Singapura Pastikan Pendampingan Penuh Keluarga WNI Korban Kecelakaan Hingga Tuntas
-
Liburan Hemat ke Singapura: Tips Praktis untuk Traveler Indonesia
-
Dari Langit Dunia ke Nusantara: Jaringan Singapore Airlines yang Bikin Indonesia Makin Terhubung
-
Dolar Singapura (SGD) Cetak Rekor Kurs Tertinggi, Apa Kabar Rupiah?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan