Poptren.suara.com – Hadir dalam podcast The Sungkar (Zaskia dan Shireen), Elly Sugigi menceritakan kisah masa lalunya.
Tak seperti sekarang, dulu Elly memiliki kondisi ekonomi yang terbilang sangat jauh dari kata sederhana.
Ia juga mengungkapkan bahwa penikahannya yang pertama tak pernah mendapatkan resti dari keluarga suaminya, hal inilah yang menyebabkan keluarganya saat itu tak mendapatkan bantuan untuk meringankan beban ekonominya saat itu.
Pernikahan tersebut pun menghasilkan buah hati. Elly menceritakan bahwa saat ia mengandung sempat ada orang yang menawar bayi di dalam perutnya itu.
“Hamil 8 bulan, anakku ditawar sama orang. Kasih makan daging, kasih makan sayur sop, tapi gak dikasih duit” ucap Elly.
Elly saat itu sedang mengandung bayi cantik, setelah lahir ia berikan nama Fitri. Karena banyaknya desakan maka Elly merelakan anaknya untuk dititipkan ke orang lain.
Sebelum ia menitipkan anaknya, ia mendapatkan banyak tawaran. Ada yang berniat memberikan rumah dan uang namun hal tersebut ditolak oleh Elly.
Hingga akhirnya ia memutuskan untuk menitipkan anaknya tersebut ke tukang sayur langgannya.
"Kalo tukang sayur ini, aku tau agamanya bagus. Walaupun aku cuma dikasih 500 ribu untuk beli jamu, aku nggak nuntut," kata Elly Sugigi.
Baca Juga: Ngamuk! Rafathar Pernah 'Banting' Kamera Fans, Gara-gara Hal ini
Setelah 20 tahun tak bertemu, Elly pun memutuskan mencari kembali anaknya itu. Keluarga tersebut ternyata sudah pindah dari rumah tersebut.
Akhirnya ia pun mencari hingga akhirnya ia menemukannya dan bertemu dengan putrinya itu.
Ia menceritakan bahwa kondisi keluarga tukang sayur tersebut telah naik, dan bisa menyekolahkan anaknya hingga s2
"Udah ketemu. Udah cantik tuh anak, udah S2” ungkap Elly
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga
-
Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam