Poptren.suara.com - Proses persidangan cerai Ari Wibowo dan Inge Anugrah kembali g=digelar pada Senin (17/7/2023). Sidang yang berlangsung secara online itu hanya diwakili oleh tim kuasa hukum kedua pihak.
Agenda sidang hari ini yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan adalah duplik dari pihak tergugat. Terkait isu perselingkuhan, pihak Inge pada sidang ini memberikan bantahan.
"Jadi sidang hari ini dari pihak kita menyampaikan duplik dan jawaban, dan alat-alat bukti. Di dalam duplik yang kita sampaikan dan pihak Ari menyampaikan beberapa hal isu rumah tangga yang beredar kita bantah, misalnya terkait isu pihak ketiga," kata kuasa hukum Inge Anugrah, Thomas Ola Lamaroang, di PN Jakarta Selatan, hari ini.
Secara tegas melalui kuasa hukumnya Inge mengatakan tidak adanya orang ketiga dalam rumah tangganya.
"Kita bantah bahwa tidak ada itu dalam jawaban duplik kita, sampai hari ini Bu Inge tidak pernah punya pihak ketiga. Dia tetap setia ke pak Ari dan menjaga dua anaknya," ucapnya.
Bahkan Thomas sempat membeberkan jika Ari Wibowo membayar orang untuk mengawasi saat Inge nge-gym. Ia mengaku memiliki bukti dari tindakan Ari itu dan akan disampaikan di persidangan.
"Jadi emang Pak Ari dia membayar orang untuk menyelidiki aktivitas bu Inge, jadi memang dia dapat dari aktivitas gym, bukti-bukti seperti itu nanti kita buktikan di Pengadilan," jelasnya.
Pihak Inge juga menilai bahwa Ari terlalu sibuk hingga khawatir anak-anak tidak akan mendapat perhatian dari ayah mereka. Hal inilah yang membuat Inge berjuang untuk mendapatkan hak asuh anak.
"Iya kami sebagai tergugat dan ibu dari korban merasa bahwa karena aktivitas rutin yang terus menerus rutin setiap hari dari jam 13.00 WIB siang sampai 03.00 WIB subuh ini (kegiatan Ari Wibowo) berarti perhatian kepada anak nggak ada," ungkapnya.
Baca Juga: Golkar Bakal Ucapkan Selamat Tinggal ke KIB Buat Bikin Poros Baru? Airlangga Jawab Begini
"Bangun jam 1 nanti anak sekolah yg antar siapa? Yang masak dan siap-siapkan siapa? Itu memang Bu Inge mohon dengan sangat menjadi perhatian karena memang mau anak agar tetap mendapat perhatian yang baik," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Dianggap Tak Ada Dasar Hukum, Inge Anugrah Berpotensi Gagal Dapat Nafkah Rp1,03 Miliar dari Ari Wibowo
-
Inge Anugrah Tetap Minta Hak Asuh Anak Ari Wibowo: Kalau Sama Ayahnya Takut Tidak Dijaga
-
Ogah Bahas Tudingan Jadi Selingkuhan Inge Anugrah, Rafael Tan: Enggak Ada yang Percaya
-
Sule Bantah Nathalie Holscher, Bongkar Bukti Transferan Rp 25 Juta! Netizen: Harusnya Dapat Laki-laki Seperti Ari Wibowo
-
Cerai dari Ari Wibowo, Inge Anugrah: Saya Janji Tak Akan Bucin Lagi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan