Poptren.suara.com - Seorang pria berusia 44 tahun asal Jepang ditangkap dan dituduh melakukan tindakan tidak senonoh setelah diduga memasang beberapa kamera di bawah truknya untuk mengintip di bawah rok gadis-gadis muda. Fenomena voyeurisme dan fotografi upskirt sangat meluas di Jepang hingga ada istilah khusus untuk mereka, yaitu "chikan". Istilah ini menggambarkan pria yang mencoba mengambil gambar di bawah rok wanita tanpa persetujuan.
Dalam salah satu kasus chikan paling aneh yang pernah dilaporkan, seorang pria paruh baya ditangkap karena memasang setidaknya empat kamera di bawah truk pengirimannya sehingga dia bisa perlahan-lahan melewati gadis-gadis yang memakai rok, beberapa di antaranya masih di sekolah dasar, dan merekam di bawah rok mereka. Setelah menemukan kamera di bawah truknya, polisi menggeledah rumah pria tersebut dan menemukan lebih dari 30 hard drive yang berisi ratusan video voyeuristik. Meskipun dia terus menyangkal tuduhan tersebut, pihak berwenang menduga bahwa jumlah korban bisa mencapai seribu orang.
Satoshi Nishimura, seorang pengemudi pengiriman dari Kyoto, diduga telah merekam gadis-gadis muda di kota Kyoto dan Uji antara September dan Desember tahun lalu, sebelum dilaporkan ke pihak berwenang oleh seorang kenalan wanita tersangka setelah menerima salah satu video cabul. Nishimura membantah tuduhan tersebut, mengklaim bahwa dia hanya mengemudi dengan kecepatan rendah di jalan-jalan perumahan sempit sambil "mencari tempat untuk memarkir mobil untuk berjalan-jalan dengan anjingnya".
Namun, penjelasan pria tersebut tidak menjelaskan empat kamera yang dipasang di bawah truk pengirimannya, yang dipasang di area di bawah bumper dan dekat ban depan, semua mengarah ke atas. Polisi percaya bahwa tersangka voyeur tersebut telah merekam di bawah rok delapan gadis, termasuk siswa sekolah dasar dan menengah, antara September dan Desember 2022, tetapi bukti yang ditemukan di rumahnya menunjukkan sejarah perilaku tidak senonoh yang jauh lebih panjang.
Setelah dilaporkan oleh kenalan wanita yang tidak disebutkan namanya, polisi mulai memeriksa dia dan menemukan bahwa dia telah mengemudi perlahan-lahan naik turun di jalan-jalan sempit dekat beberapa sekolah di kota Kyoto dan Uji, yang sangat tidak biasa. Setelah memeriksa truk pengirimannya, mereka menemukan empat kamera yang menghadap ke atas dipasang di kedua sisi kendaraan, dekat bagian depan, mungkin agar dia bisa lebih baik mengendalikan sudut pendekatan. Kamera-kamera tersebut semuanya terhubung ke unit perekaman pusat di dashboard Daihatsu Hijet.
Meski Nishimura terus menyangkal perilaku voyeuristiknya, video yang ditemukan di lebih dari 30 hard drive di tempat tinggalnya menunjukkan bahwa dia telah merekam di bawah rok gadis-gadis muda selama lebih dari 11 tahun. Pada awal tahun ini, pembuat undang-undang Jepang bergerak untuk mengkriminalisasi perilaku voyeuristik, meminta hukuman penjara hingga tiga tahun atau denda hingga 3 juta yen ($21.000) untuk voyeurisme fotografi dan video.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan