Poptren.suara.com - Apakah Anda suka menggulir pesan saat berada di toilet? Menurut statistik dari YouGov, sebanyak 57% orang mengaku menggunakan perangkat mereka saat di toilet. Meskipun mungkin terasa seperti waktu yang tepat untuk mengejar ketinggalan pesan, seorang dokter memperingatkan mengapa ini bukan hal yang baik untuk dilakukan.
Dokter bedah kolorektal, Dr. Karen Zaghiyan, menjelaskan kepada Healthline: "Hemoroid adalah kumpulan pembuluh darah di dalam dan di luar anus. Setiap orang memiliki hemoroid. Kita lahir dengan mereka." seperti dikutip Dailystar (26/07/2023). Menggunakan ponsel di toilet adalah hal yang umum dilakukan karena sembilan dari sepuluh orang mengaku membawa perangkat mereka ke kamar mandi.
Namun, hal ini bisa menyebabkan masalah kesehatan jika Anda melakukannya. Dr. Karen menambahkan: "Tindakan duduk dan mengejan saat Anda menggulir bisa 'menyebabkan hemoroid membesar dengan darah, menyebabkan gejala seperti nyeri, pembengkakan, atau pendarahan'." Meskipun belum ada bukti ilmiah tentang hal ini, uji klinis sedang berlangsung.
Bakteri juga menjadi alasan lain mengapa Anda tidak boleh membawa ponsel ke toilet. Sangat mungkin ponsel akan terkontaminasi, mentransfer kuman ke tangan Anda. Sebuah studi pada tahun 2017 menemukan bahwa ponsel siswa sekolah menengah bisa menjadi tempat berkembang biak E.coli dan mikroba lainnya yang bisa membuat Anda sakit parah.
Menurut NHS, bakteri tersebut bisa menyebabkan diare, kram perut, dan kadang-kadang demam dengan sekitar setengah dari orang-orang memiliki diare berdarah. Bakteri ini juga bertanggung jawab atas 5.500 kematian pasien NHS pada tahun keuangan 2015/16. Hanya satu dari 20 orang yang membersihkan ponsel mereka setiap enam bulan atau kurang dan mereka lebih kotor daripada kursi toilet atau bilas.
Dr. Marcos Del Rosario, seorang urolog dari Clinic CERACOM di Campeche, Meksiko, mengatakan kepada Healthline bahwa mencuci tangan adalah kunci. Dia menambahkan: "Orang dewasa masih tidak tahu cara mencuci tangan mereka. Saya melihatnya sepanjang waktu di kamar mandi umum."
Dr. Karen menyimpulkan: "Jika gerakan usus tidak diproduksi setelah beberapa menit di toilet, jangan memaksanya. Sebaliknya, bangun dan lakukan sesuatu yang lain. Ketika Anda merasa perlu buang air besar lagi, Anda bisa kembali ke toilet."
Source: Dailystar
Baca Juga: Amy Qanita Iklas Jeje Govinda Ceraikan Syahnaz Sadiqah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Menjelang Magrib 2: Kala Medis Berhadapan dengan Ritual Keji di Desa Terpencil, Malam Ini di ANTV
-
Khusyuknya Prosesi Tiga Langkah Namaskara Sambut Waisak 2570 BE
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Produktif di 2026, Etenia Croft Kembali Hadirkan Lagu Kau Selalu Ada
-
Film 'Jongot' Angkat Kearifan Suku Musi dalam Menjaga Hutan dan Alam
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
Libur Panjang Idul Adha, Warga Serbu Tebet Eco Park
-
Tragedi Kresek Hitam: Sengkarut Sampah Plastik Pasca-Iduladha yang Tak Kunjung Usai
-
Supernova dan Revolusi Sastra Populer Indonesia Awal 2000-an
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions