Poptren.suara.com - Orang dengan penyakit diabetes harus betul-betul memperhatikan makanan yang dikomsumsi. Selain itu orang dengan diabetes dianjurkan menghindari makanan atau minuman yang kadar gulanya tinggi agar diabetes tersebut tidak ikut tinggi.
Selain makanan dan minuman, buah-buahan yang kadar gulanya tinggi juga dianjurkan untuk dihindari orang-orang yang punya penyakit diabetes. Padahal buah-buahan mengandung serat yang baik untuk sistem pencernaan, termasuk pencernaan orang-orang dengan diabetes.
Tapi jangan bingung, jangan risau, ada buah-buahan yang meski rasanya manis, namun boleh dikonsumsi orang-orang dengan diabetes. Buah-buahan yang dimaksud ialah :
1. Kiwi
Buah satu ini mengandung serat yang tinggi dan rendah karbohidrat. Serat yang terkandung pada buah satu ini membantu mengatur pencernaan sekaligus menjaga kadar gula darah tetap stabil. Selain itu, kiwi mengandung vitamin C, K, dan E. Kiwi juga memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga kecil kemungkinannya menyebabkan lonjakan gula darah.
2. Buah berry
Buah berry seperti stroberi, blueberry serta rapsberry, termasuk pilihan buah yang tepat untuk orang dengan diabetes karena tiga buah berry tersebut mengandung serat yang tinggi namun kalori dan indeks glikemiknya rendah. Karena indeks glikemiknya rendah, maka tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang tinggi.
3. Apel
Apel adalah uah yang rasanya manis, namun jangan takut untuk mengonsumsinya karena kandungan seratnya tinggi, sehingga mampu mengontrol kadar gula darah dan melambatkan penyerapan gula dalam tubuh. Selain itu apel juga mengandung antioksidan dan vitamin C yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Perlu diingat, pilihlah apel yang matang dan makan bersama kulitnya agar serat yang didapat lebih banyak.
Baca Juga: Harus Tahu! Ternyata Buah Lontar Punya Manfaat Bagi Penderita Diabetes
4. Jeruk
Selain sebagi sumber vitamin C, jeruk mengandung serat yang larut dan serat tersebut dapat membantu mengontrol penyerapan gula dan menstabilkan kadar gula darah. Meski rasanya manis dan asam, namun mengandung senyawa flavonoid yang memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan.
5. Pir
Kandungan serat pada buah pir membantu mengendalikan penyerapan gula dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Selain itu, kandungan vitamin C dan kalium pada buah pir diklaim mampu menjaga kesehatan jantung. Sedikit tips, pilihlah buah pir yang matang saat membeli dan konsumsi beserta kulitnya agar mendapat serat lebih banyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI