Poptren.suara.com - Pada dasarnya, maling motor di Indonesia bukan berkurang tapi malah makin menjadi-jadi, bahkan lebih canggih melakukan operasinya dengan segala peralatan yang mendukung.
Para pelaku pun makin lihai membobol lubang kunci kontak meski sudah dilengkapi pengaman. Dan motor yang paling mudah dimaling adalah jenis motor yang memiliki kunci pengaman Secure Key Shutter (SKS) alias pengaman kunci model magnet.
Salah seorang tersangka pelaku pencurian motor (curanmor), OA, mengatakan bahwa ia dan komplotannya tidak mengincar motor yang sudah pakai sistem keyless atau smart key system karena susah untuk dicuri atau tidak bisa dicuri.
Sudah banyak motor yang menggunakan keyless system saat ini, seperti Yamaha NMAX dan Honda PCX yang bisa bikin maling kapok mencongkelnya.
"PCX, (NMAX) yang keyless itu tidak bisa diambil. Walaupun didorong itu tetap tidak bisa hidup di bengkel kecuali dealer langsung," kata OA di Polsek Tambora, Jakarta Barat, mengutip Otomotifnet.
"(Motor keyless) memang tidak bisa dicuri. Pernah teman saya dapat itu, didorong motornya ya kan dibawa ke bengkel tidak bisa hidup," tambahnya.
"Tidak bisa bengkel itu menghidupkan motor, kecuali (langsung) ke dealernya".
Seperti dijelaskan OA yang sudah tiga kali tertangkap kasus curanmor, ia mengatakan bahwa saat ini ada tiga merek motor yang paling diincar pelaku kejahatan curanmor, yakni Honda BeAT, Vario, dan Scoopy.
Ketiganya paling mudah digasak meski sudah dilengkapi dengan penutup lubang kunci bermagnet atau biasa dikenal dengan Secure Key Shutter (SKS).
Baca Juga: Mudik Jarak Jauh, Pengendara Motor Wajib Baca Ini
"BeAT yang sudah pakai kunci magnet, itu sudah ada alatnya juga (untuk membuka). Semua motor BeAT kalau pakai alat itu pasti bisa dibuka," jelasnya.
OA juga menjelaskan, bahwa alat untuk menggondol motor dengan sistem keamanan SKS berupa kotak segi empat yang terdiri dari susunan empat magnet. Dengan menggunakan alat itu, pencuri dapat membuka lubang kunci magnet motor dengan gampang.
Keterangan OA sejurus dengan apa yang diungkap oleh Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama yang mengakui bahwa motor lain yang tidak menjadi sasaran maling ialah yang sudah menggunakan imobilizer.
Ia menyebut motor-motor dengan sistem keamanan itu, seperti Vespa Matic, jarang dilaporkan hilang oleh masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prilly Latuconsina Minta Maaf Soal 'Open to Work', Omara Esteghlal Sindir Peran Brand
-
Jadwal Semifinal Piala Asia Futsal 2026: Ambisi Timnas Indonesia Permalukan Jepang
-
Bukan Hanya Tokoh, Ini Seputar Indonesia yang 902 Kali Disebut dalam Epstein Files
-
Makna Spesial Nomor 44 Dion Markx di Persib, Ada Unsur Timnas Indonesia
-
7 Fakta Video Viral Anies Baswedan Ajak Pria Diduga Intel Foto Bareng
-
Terjangkau, Inilah Harga Tiket Nonton Uji Coba Timnas Indonesia U-17
-
Hankook Tire Raih Pertumbuhan 130 Persen Berkat Tren Mobil Listrik di Indonesia
-
Tanggul Jebol di Kudus: Ratusan Rumah Terendam, Warga Berjuang Melawan Banjir Terparah
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Group CEO BRI Apresiasi Kinerja PNM Ciptakan Nilai Sosial Berkelanjutan