Poptren.suara.com - Buntut dari kejadian event trail yang merusak ekosostem sabana di wana wisata Ranca Upas di Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, akhir pekan lalu (5/3/2023), akhirnya pihak pengelola memutuskan untuk menutup wana wisata ini sampai waktu yang tak ditentukan.
Kendati sudah dimulai sejak Rabu, 8 Maret 2023 lalu, pengelola Wana wisata Ranca Upas baru mengumumkan penutupan sementara melalui akun Instagram Wana Wisata Ranca Upas @ranca_upas, pada Jumat (10/3).
Dalam pengumuman tersebut, disampaikan penutupan Wana Wisata Ranca Upas sampai batas waktu yang belum ditentukan. Alasan penutupan sementra adalah untuk kelancaran proses perbaikan dan pemulihan lokasi sabana.
"Mohan maaf untuk para wisatawan. Wana Wisata Ranca Upasditutup untuk sementara sampai dengan waktu yang belum ditentukan," tulis pengumuman itu.
Permohonan maaf juga disampaikan pada kapsi dari unggahan tersebut.
"Mohon maaf untuk BaladUpas Atas ketidak nyamanannya. Terimakasih atas Perhatiannya dan Pengertiannya," tulisnya.
Sebelumnya, PT. Palawi Risorsis telah menerbitkan surat Penutupan Sementara Operasional WW Ranca Upas dengan nomor 0130/001/PAL-DIRUT/2023. Surat tersebut ditujukan kepada General Manager Ekowisata Jawa Barat dan Banten.
Dalam suratnya, PT Palawi Risorsis menyampaikan keputusannya untuk menutup sementara operasional di kawasan tersebut.
"Sehubungan dengan kejadian force majeure dalam penyelenggaraan event motor trail di wana wisata Ranca, maka dalam rangka memudahkan dan memperlancar kegiatan investigasi serta rehabilitasi/pemulihanekosistem yang terindikasi rusak maka diperintahkan kepada Saudara untuk melakukan penutupan operasionalsementara Wana Wisata Ranca Upas dari kunjungan wisatawan terhitung sejak siang ini hari Rabu, tanggal 8 Maret 2023 sampai waktu yang akan ditentukan kemudian," demikian tulis surat tersebut.
Baca Juga: Tempat Wisata di Jawa Barat dan Legenda Dibaliknya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!