Poptren.suara.com - Asam urat adalah penyakit yang membuat sendi-sendi tubuh terasa nyeri, panas bahkan terkadang sulit digerakkan. Pada umumnya asam urat menyerang orang usia lanjut yang punya riwayat penyakit medis lainnya.
Tapi ternyata asam urat tidak hanya menyerang orangtua, namun orang yang masih muda pun dapat terkena penyakit ini. Asam urat apa sih ? Asam urat adalah masalah kesehatan yang menyerang sendi, seperti jari kaki, pergelangan kaki, lutut, telapak kaki bahkan di jempol kaki.
Secara umum, asam urat dialami orang-orang yang berusia di atas 40 tahun, tapi semakin berjalannya waktu, orang-orang dengan usia 20 hingga 30 tahun juga mengalami asam urat. Sebagai informasi, asam urat ditandai dengan rasa nyeri yang muncul dan terasa selama beberapa waktu. Selain itu, sendi yang terserang, mengalami kemerahan, bengkak, dan terasa panas.
Asam urat paling sering menyerang sendi bagian kaki dan berlangsung cukup lama, bahkan berminggu-minggu. Asam urat yang dialami kaum muda boleh jadi ada kaitannya dengan gaya hidup. Gaya hidup anak muda tidak menutup kemunginan karena mengonsumsi makanan tinggi purin. Purin itu apa ?
Purin adalah senyawa amina yang merupakan bagian dari protein yang membantu menyusun tubuh makhluk hidup, bahkan metabolisme tubuh manusia ikut andil meproduksi purin. Apabila tubuh kelebihan purin, ginjal akan kesulitan mengeluarkan zat tersebut yang pada akhirnya memicu penumpukan kristal urat yang menjadi akar dari gejala nyeri asam urat.
Lalu, apa yang menyebabkan generasi muda terserang asam urat ? Ada beberapa hal yang menyebabkan mengapa generasi muda sudah terserang asam urat, diantaranya :
1. Riwayat keluarga
Disadari atau tidak, asam urat ada karena faktor keturunan. Artinya, bisa saja seseorang mengalami penyakit asam urat dan beresiko tinggi akan berlipat ganda karena ada anggota keluarga yang juga mengalami penyakit tersebut.
2. Obesitas
Baca Juga: Catat ! Deretan Manfaat Kayu Bajaka untuk Kesehatan
Orang-orang yang indeks tubuhnya lebih dari 25 kg/m2, harus lebih waspada terhadap penyakit ini karena rentan meningkatkan risikonya.
3. Kondisi medis tertentu
Orang-orang dengan kondisi medis tertentu seperti diabetes, gangguan fungsi ginjal, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau sindrom metabolik, dapat meningkatkan resikonya.
4. Mengonsumsi minuman tinggi gula
Minuman manis memang tak mengandung purin, namun tinggi akan fruktosa atau gula dari sirup jagung, yang apabila tubuh memecah fruktosa tersebut, maka purin akan tercipta. Sebuah studi memaparkan bahwa minuman bersoda yang dibuat dari fruktosa bisa berisiko tinggi memicu asam urat.
Dengan kata lain, orang-orang yang punya asam urat tapi masih gemar mengonsumsi soda atau minuman manis lainnya, maka berhati-hatilah. Kenapa ? Karena mengonsumsi minuman bersoda lebih dari dua porsi per hari, maka mampu menaikkan resiko asam urat sekitar 85 persen.
5. Kurang olahraga
Orang-orang dengan asam urat disarankan untuk tetap aktif bergerak, seperti berjalan kaki sekurang-kurangnya 30 menit sebanyak tiga kali seminggu, bermain dengan keluarga, mencuci, menyapu, berkebun, dan kegiatan sehari-hari lainnya masih bisa dilakukan sesuai kemampuan.
6. Pola makan
Tingginya kadar asam urat dalam tubuh bisa disebabkan oleh konsumsi makanan yang tinggi purin, dimana purin dapat dijumpai pada daging merah, jeroan, seafood, makan kaleng seperti sarden, hingga kacangan-kacangan. Ingat, mengonsumsi makanan tinggi purin akan memicu asam urat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Calvin Verdonk Bawa Lille Lolos Babak 16 Besar Liga Europa
-
Pamer Naik MRT, Widi Mulia Sindir Gubernur Kaltim Soal Mobil Dinas Rp8,5 M
-
Akui Dongkol, Dewi Perssik Tolak Inara Rusli Jadi Bintang Tamu Pagi-Pagi Ambyar
-
Pilihan Bijak Tri, Dorong Generasi Muda Kreatif di Bulan Ramadan
-
4 Lipstik untuk Bibir Kering, Bikin Lembap Seharian
-
10 Persen Jalan di DIY Rusak Parah Jelang Lebaran, Polisi Ungkap Titik Paling Berbahaya!
-
Disebut Terima Dana Hibah Keraton Solo, Kubu Tedjowulan: Di mana Letak Kesalahannya?
-
Jadwal Imsakiyah di Jogja pada 27 Februari 2026, Lengkap dengan Waktu Salat
-
Jadwal Imsakiyah dan Waktu Salat di Surakarta 27 Februari 2026: Jangan Sampai Terlambat Sahur!
-
Jadwal Imsak di Semarang 27 Februari 2026: Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan!