Poptren.suara.com - Laksana Tri Handoko, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), melihat bahwa negara dan pemerintah sudah sangat menyadari perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, esensi AI terletak pada pemanfaatan big data. Saat ini, perlu adanya pemikiran bersama dalam komunitas untuk menemukan model bisnis yang sesuai, sehingga AI dapat menjadi alat untuk mendorong roda ekonomi.
"AI sebenarnya hanya berkaitan dengan satu hal, yaitu bagaimana kita bisa mengoptimalkan penggunaan big data. Saat ini, kita perlu bersama-sama memikirkan cara menemukan model bisnis yang sesuai, sehingga AI dapat menjadi alat untuk mendorong perekonomian," ujar Tri Handoko.
Seperti diketahui, sejak tahun 2020 pemerintah sudah merilis Peraturan Presiden mengenai Strategi Nasional (Stranas) untuk Mempercepat Pengembangan Kecerdasan Buatan. Di sisi lain perkembangan Teknologi Kecerdasan Buatan AI tengah menjadi sorotan karena selain kemampuannya, juga dikhawatirkan dapat menggantikan peran manusia.
Tri Handoko menegaskan bahwa AI bukanlah tujuan akhir, melainkan dilihat sebagai sebuah alat. AI seharusnya dimanfaatkan untuk membantu dan memudahkan kehidupan manusia, termasuk dalam menciptakan nilai tambah di berbagai sektor.
Senada dengan Tri Handoko, Pemimpin Redaksi Medcom.id, kata Indra Maulana, dalam diskusi panel berjudul "Tech Talk" dengan topik "Kecerdasan Buatan dan Indonesia di Era Digital", belum lama mengatakan bahwa ini merupakan tantangan khusus bagi kita, terutama di Indonesia untuk mengatur perkembangan dan pemanfaatannya.
"Infrastruktur, Sumber Daya Manusia (SDM), dan regulasi adalah aspek-aspek yang saling terkait dalam pengembangan AI, dan tidak boleh mengabaikan salah satunya. Teknologi selalu memiliki sisi ganda, yaitu membantu mengatasi masalah namun terkadang juga menimbulkan tantangan," ungkap Indra.
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas