Poptren.suara.com - Pelantun lagu Rungkad Happy Asmara punya kisah sedih karena tak diakui sebagai anak. Sang ayah tidak mau mengakui hal itu lantaran tak ingin congkak dengan kesuksesan Happy. Meskipun alasan tersebut masuk akal, namun Happy Asmara merasa sedih.
“Aku tuh pernah marah-marah lo sama Ayah. Aku Sebel. Jadi ayah itu gak mau disebut sebagai ayah aku karena gamau disorot sama orang banyak”. cerita Happy saat di Studio Dangdut Usee Prime TV.
Bahkan sang ayah pernah dikira tukang parkir saat menemani Happy manggung. Namun sang ayah tetap bangga dengan Happy Asmara meski sang ayah hanya ingin di belakang layar saja.
"Kalo lagi perform gitu, ayah selalu di belakang, ga mau keliatan". imbuh Happy dalam acara tersebut.
Dengan perjalanan Happy di dunia musik saat ini, menurutnya hal itu tak lepas dari perjuangan sang ayah. Masih banyak hal yang harus Happy berikan kepada orang tua, meskipun tentu orang tuanya sangat bangga terhadap dirinya. Namun sebagai anak Happy merasa dan ingin memberikan lebih dan lebih.
Dalam acara tersebut, Happy menangis ketika disinggung soal belum ada keinginan nikah muda karena alasan ayah dan ibu.
" Ya gimana ya, aku tuh takut ninggalin kedua orang tuaku. Misal aku pergi gitu ya terus orang tuaku gimana. Aku merasa masih kayak anak kecil kekanak-kanakan gitu. Gini ya, Happy kan tulang punggung dan ayah punya riwayat darah tinggi. Ya pokoknya Happy berdo'a, Happy gamau kehilangan orang yang Happy sayangi".
Air mata pun mengalir deras saat membicarakan tentang keluarga.
Baca Juga: Happy Asmara Dibandingkan dengan Bella Bonita, Ayu Ting Ting Beri Balasan Menohok
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bukan Sekadar Jumpscare, Aghniny Haque Ungkap Horor Berbeda di "Bisikan Desa Gringsing"
-
Tak Berkutik! WN Nigeria Pembunuh Yonkeu Ferdinand di Pasar Baru Ditangkap 15 Menit Setelah Kejadian
-
Siasat Licik dari Karawang: Ribuan Liter Miras Cukai Fotokopi Tercegat di Bakauheni
-
Kang Edai, Penjaga Adaptasi Perubahan Iklim dari Desa Kemiren
-
PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok
-
Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas
-
Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang
-
Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus