Poptren.suara.com- Menyedihkan ya jadi jomblo, begitu suara-suara yang kerap keluar dari orang terdekat ataupun di media sosial.
Padahal, jadi jomblo bukan hal yang perlu dikasihani. Sebagian ada yang berupaya mencari jodoh di platform perjodohan ataupun mencoba menarik lawan jenis
Jodoh bisa menjadi pengalaman yang bermanfaat dan memuaskan jika Anda memanfaatkan situasi dengan cara yang benar.
Ada hal buruk yang perlu kamu hentikan ketika menjadi jomblo dilansir dari Hack Spirit.
1. Berhenti Membandingkan dirimu dengan orang lain
Salah satu perilaku yang mencuri kegembiraan kebanyakan orang saat lajang adalah terus-menerus membandingkan diri sendiri dengan orang lain.
Jika Anda melihat teman-teman yang menjalin hubungan dan merasakan kecemburuan atau berpikir bahwa hidup mereka lebih lengkap atau lebih bahagia, tinggalkan pikiran itu.
Media sosial memperburuk keadaan, dengan foto pasangan yang tak ada habisnya menikmati liburan, kencan malam, dan momen spesial. Anda perlu beristirahat dari media sosial untuk menenangkan diri dan berusaha tidak membandingkan diri.
Perjalanan setiap orang itu unik dan apa yang mungkin cocok untuk orang lain mungkin tidak cocok untuk Anda.
Baca Juga: Al Ghazali Jomblo, Banyak Warganet Yang Berbahagia
Belajar menghargai jalan sendiri dan fokus pada apa yang membuat bahagia sebagai individu membantu Anda membebaskan diri dari siklus beracun tersebut.
Anda bisa mulai menikmati kebebasan dan kesempatan yang ditawarkan kehidupan lajang.
2. Tak perlu mencari vaidasi dari sebuah hubungan
Beberapa orang mungkin percaya bahwa memiliki pasangan adalah simbol kesuksesan. Padahal, cara berpikir seperti itu adalah jebakan karena membuat diri bergantung pada kasih sayang orang lain.
Coba untuk mulai mengenali nilai, pencapaian, dan individualitas yang semuanya benar-benar terpisah dari status hubungan.
3. Tak ada pasangan yang sempurna
Dalam pencarian akan kebahagiaan, Anda mungkin sering menciptakan pasangan imajiner yang "sempurna" dan kemudian mencari pasangan sempurna itu di dunia nyata.
Ini tidak hanya menetapkan harapan yang tidak realistis, tetapi juga mencegah Anda untuk benar-benar mengenal orang lain apa adanya.
Dengan melepaskan obsesi ini, Anda dapat membiarkan diri terhubung dengan orang lain pada tingkat yang lebih tulus. Kesadaran ini membuat interaksi lebih otentik dan menyenangkan, baik dalam persahabatan atau potensi hubungan romantis.
4. Berhenti komitmen pada hal yang salah
Ketika menjadi lajang, Anda terkadang terlalu berkomitmen pada pekerjaan, hobi, atau gangguan lain untuk mengisi kekosongan. Meskipun tetap sibuk pada dasarnya tidak buruk, melakukannya untuk menghindari perasaan kesepian menyebabkan kelelahan dan ketidakpuasan.
Anda bisa belajar untuk menyeimbangkan waktu dan komitmen serta terlibat dalam aktivitas yang benar-benar memuaskan. Ini dapat menjadikan kehidupan lajang lebih kaya dan lebih memuaskan.
Daripada melarikan diri dari status lajang, Anda harus menerimanya dan menggunakan waktu untuk menemukan apa yang benar-benar membuat bahagia.
5. Malas merawat diri sendiri
Mengabaikan perawatan diri adalah penghalang utama kebahagiaan. Jika Anda sangat fokus untuk menemukan pasangan, Anda bisa saja mengabaikan kesejahteraan diri sendiri.
Meluangkan waktu untuk berinvestasi pada diri sendiri, seperti melakukan olahraga, hobi, atau sekadar bersantai, dapat membuat perbedaan besar.
Perawatan diri adalah salah satu bentuk cinta diri dan membuat Anda tumbuh lebih nyaman dan puas dengan diri sendiri. (Salma Permata Dewi)
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Juara Baru Bersinar di Final MilkLife Soccer Challenge Jakarta dan Solo
-
Iftar Buffet Wyndham Opi Hotel Palembang Diskon 20 Persen, Ini Menu dan Paket Menginapnya
-
PTBA Serahkan Fasos dan Fasum, Dorong Permukiman Lebih Layak dan Tertata
-
Belajar AI Tanpa Ribet, Internet BAIK Festival Telkomsel Bikin Pelajar Jambi Level Up Skill Digital
-
7 Fakta Kebakaran Hebat di Pabrik Singkong Lampung Tengah yang Viral di Medsos
-
Cek Fakta: Benarkah Klaim Jokowi Resmi Jadi Wantimpres?
-
Film Baru Charlies Angels Siap Diproduksi, Kembalinya Tiga Sosok Ikonik ke Layar Lebar
-
Viral Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Parah, Metro Gempar
-
Tak Cuma BUMI, Ini Saham-saham Bakrie yang Harganya Meroket
-
Anggota DPR Soroti Pengeroyokan Sopir Truk oleh 5 Pegawai Bea Cukai di Batam