Poptren.suara.com - Ratih Widiartga, salah satu finalis Miss Universe Indonesia 2023 merasa dilecehkan oleh penyelenggara.
Harga dirinya juga merasa seperti diinjak-injak saat kejadian itu."Kita berani speak up mewakili teman-teman yang dilecehkan, di sana harga diri kita terasa diinjak-injak, padahal kita semua pengin membanggakan Indonesia di kancah internasional," kata Ratih Widiartga, di Jakarta.
Sayangnya, hanya beberapa finalis yang berani speak up ke publik terkait dugaan pelecehan seksual itu.
Ratih Widiartga mengungkap finalis lain merasakan hal yang sama dengan dirinya, namun tidak berani mengungkapkannya.
"Kami bertiga puluh itu semua merasakan hal yang sama, ada finalis lain juga curhat yang sama, tapi nggak pernah bisa speak up," tutur Ratih Widiartga.
Ratih Widiartga juga mengaku overthinking karena ia takut kekurangan pada tubuhnya menjadi omongan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab itu.
"Itu bukan pengalaman biasa-biasa saja, ada perasaan khawatir dan overthinking, apa meraka yang memotret itu mengungkapkan ke orang lain soal cacat di tubuh kita, apa kita kena body shamming, itu yang menjadi concern saya," ujar Ratih Widiartga.
"Saya takut kekurangan di tubuh saya itu bukan jadi feedback, tapi malah jadi omongan," pungkasnya.
National Director Miss Universe Indonesia Poppy Capella selaku akhirnya juga angkat bicara. Ia mengaku baru mengetahui peristiwa finalis dilecehkan dari media
Baca Juga: Pengakuan Miris Finalis Miss Universe Indonesia Saat Difoto Telanjang: Bisa Diintip dari Luar...
Poppy mengaku bakal ambil sikap atas apa yang ramai di masyarakat. Ia berjanji bakal bicara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan