/
Sabtu, 19 Agustus 2023 | 16:07 WIB
Ipay dan Ian Kasela. (Youtube Dunia Manji & Suara.com)

Tudingan pencurian lagu berjudul Cinderella yang menimpa Ian Kasela membuat publik geram, pasalnya Band Radja yang sempat tenar pada 2004 lalu itu disomasi dan dituntut hingga Rp20 miliar oleh Ipay.

Namun, laki-laki bernama asli Iandhika Mulya Ramadhan sontak membantah dirinya mencuri lagu "Cinderella" dari Rival Achmad Labbaika atau Ipay.

Ian Kasela sebelumnya mendapat somasi dan dituntut Rp20 miliar oleh Ipay lantaran diduga mencantumkan namanya sebagai pencipta lagu "Cinderella".

Ipay mengklaim lagu tersebut ia ciptakan sendiri.

Ipay mengeluarkan surat somasi untuk Ian dengan durasi tiga hari dari 25 Juli hingga 28 Juli dengan tuntutan ganti rugi sebesar Rp 20 miliar.

Terbaru, Ian membantah tuduhan tersebut. Pelantun "Wahai Kau Cinta" itu mengklaim memiliki bukti perjanjian dengan pihak Ipay soal lagu "Cinderella" pada 2010.

"Waktu 2010 gue bikin perjanjian, dan yang membuat perjanjian ini sudah almarhum, apakah perjanjian itu juga almarhum? Kita ada perjanjian nih 2010, yang dibuat si A. Apakah perjanjian itu juga ikut terkubur?" kata Ian dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (18/8/2023).

Menurutnya, band Radja tidak akan mempublikasikan lagu "Cinderella" apabila masih milik orang lain.

"Kita bisa flashback ke tahun 2003-2004, kalau misalkan ada, katanya kan lagu Cinderella nih. Lagu Cinderella ini kalau gue ngambil punya orang masa gua berani mem-publish sih? itu logika paling gampang deh," tegas Ian Kasela.

Baca Juga: Gak Banyak yang Tahu! Ini Alasan Ian Kasela Selalu Pakai Kacamata Hitam

Ian mengatakan, sudah ada bukti yang dipegang oleh band Radja terkait lagu Cinderella yang digadang ciptaan Rival Achmad Labbaika atau Ipay bisa dipublikasikan.

"Gua ngambil punya lo, terus gua bilang ini loh (lagu gua), orang gila kali. Jadi gua berani mempublish kan pasti sudah ada obrolan, sudah ada kesepakatan, makanya gua bilang ini gua punya bukti," kata Ian Kasela.

Terkait somasi, Ian mengaku tidak mempermasalahkan dan mengeklaim bahwa punya bukti kuat soal perjanjian lagu "Cinderella".

"Justru itu, dia mensomasi tidak apa-apa. Karena isi somasinya yang saya bilang tadi, di situ tidak membuktikan. Saya punya perjanjian, saya punya bukti loh, saya punya data," tuturnya.


Terancam Dibunuh

Band Radja menghebohkan media tanah air dan Malaysia.

Pasalnya pada Maret 2023 lalu, Ian Kasela dan personil Band Radja lainnya, sempat disekap dan diancam dibunuh seusai manggung di Malaysia pada 11 Maret 2023 lalu.

Menurut Ian Kasela, ancaman tersebut datang dari pihak organizer.

“You orang Indonesia jangan macam-macam di sini, you balik lagi ke sini I cari sampai mati," ungkap Ian Kasela mengutip dari YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, tayang pada Sabtu (18/3/2023) lalu.

Menurut Ian, mereka marah karena Radja membawakan lagu terlalu banyak.

“Nih orang ga tau terimakasih ya, padahal udah gue kasih additional bonus lagu," ungkap Ian.

Namun ada informasi yang beredar, insiden itu muncul karena Radja dinilai mengganti jadwal konser dan meet n greet seenaknya. Pada awal disekap, Ian beranggapan bahwa kejadian itu hanyalah prank saja.

“5 detik pertama gue dan Senno pikirannya sama, ini jangan-jangan cuman say thanks ya surprise” ungkap Ian Kasela.

Kini kasus yang menimpa Ian Kasela dan teman-teman sudah terselesaikan.

Pada postingan Instagramnya, @iankaselaradja, Ian mengunggah sebuah video ucapan terimakasih pada pihak polisi Malaysia yang telah dengan cepat menagkap pelaku utama.

Tahun 2004 merupakan masa cemerlang bagi band Radja sehingga menjadi band POP-Melayu yang ternama di tanah air.

Namun pada tahun 2010, karier Band Radja menurun dengan keluarnya beberapa personel.

Load More