Tudingan pencurian lagu berjudul Cinderella yang menimpa Ian Kasela membuat publik geram, pasalnya Band Radja yang sempat tenar pada 2004 lalu itu disomasi dan dituntut hingga Rp20 miliar oleh Ipay.
Namun, laki-laki bernama asli Iandhika Mulya Ramadhan sontak membantah dirinya mencuri lagu "Cinderella" dari Rival Achmad Labbaika atau Ipay.
Ian Kasela sebelumnya mendapat somasi dan dituntut Rp20 miliar oleh Ipay lantaran diduga mencantumkan namanya sebagai pencipta lagu "Cinderella".
Ipay mengklaim lagu tersebut ia ciptakan sendiri.
Ipay mengeluarkan surat somasi untuk Ian dengan durasi tiga hari dari 25 Juli hingga 28 Juli dengan tuntutan ganti rugi sebesar Rp 20 miliar.
Terbaru, Ian membantah tuduhan tersebut. Pelantun "Wahai Kau Cinta" itu mengklaim memiliki bukti perjanjian dengan pihak Ipay soal lagu "Cinderella" pada 2010.
"Waktu 2010 gue bikin perjanjian, dan yang membuat perjanjian ini sudah almarhum, apakah perjanjian itu juga almarhum? Kita ada perjanjian nih 2010, yang dibuat si A. Apakah perjanjian itu juga ikut terkubur?" kata Ian dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (18/8/2023).
Menurutnya, band Radja tidak akan mempublikasikan lagu "Cinderella" apabila masih milik orang lain.
"Kita bisa flashback ke tahun 2003-2004, kalau misalkan ada, katanya kan lagu Cinderella nih. Lagu Cinderella ini kalau gue ngambil punya orang masa gua berani mem-publish sih? itu logika paling gampang deh," tegas Ian Kasela.
Baca Juga: Gak Banyak yang Tahu! Ini Alasan Ian Kasela Selalu Pakai Kacamata Hitam
Ian mengatakan, sudah ada bukti yang dipegang oleh band Radja terkait lagu Cinderella yang digadang ciptaan Rival Achmad Labbaika atau Ipay bisa dipublikasikan.
"Gua ngambil punya lo, terus gua bilang ini loh (lagu gua), orang gila kali. Jadi gua berani mempublish kan pasti sudah ada obrolan, sudah ada kesepakatan, makanya gua bilang ini gua punya bukti," kata Ian Kasela.
Terkait somasi, Ian mengaku tidak mempermasalahkan dan mengeklaim bahwa punya bukti kuat soal perjanjian lagu "Cinderella".
"Justru itu, dia mensomasi tidak apa-apa. Karena isi somasinya yang saya bilang tadi, di situ tidak membuktikan. Saya punya perjanjian, saya punya bukti loh, saya punya data," tuturnya.
Terancam Dibunuh
Band Radja menghebohkan media tanah air dan Malaysia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
7 Sepatu Lari Warna Pastel yang Bikin OOTD Olahraga Kamu Makin Cantik di Instagram
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
4 Rekomendasi Lampu Sepeda Terbaik 2026 dan Harganya
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Mei 2026: Kualitas Bintang Lima, Harga Juara
-
Daftar Lengkap 5 Kapolda Baru yang Resmi Dilantik Kapolri Hari Ini
-
Zoe Kravitz Dampingi Harry Styles di Pembukaan Tur Dunia, Rumor Tunangan Makin Kuat
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Sammy Simorangkir Hipnotis Senayan dalam Konser '20SSS' yang Penuh Haru
-
Bupati Bogor Rudy Susmanto Lepas 335 Jemaah Haji Kloter 24: Doakan Kelancaran dan Haji Mabrur