- Presiden Tiongkok dan Amerika Serikat bertemu pada Minggu (17/5/2026) untuk membahas penyelesaian konstruktif konflik perang dagang kedua negara.
- Kedua pemimpin berpotensi menyepakati perdagangan produk strategis seperti hasil pertanian, minyak, dan pesawat sebagai solusi bagi ekonomi.
- Kesepakatan tersebut diproyeksikan dapat menstabilkan pasar keuangan, menekan volatilitas investasi, serta meredakan ketegangan rantai pasok global.
Suara.com - Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi menilai pertemuan antara Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpotensi membuka jalan menuju penyelesaian yang lebih konstruktif dalam konflik perang dagang dua ekonomi terbesar dunia.
Menurut Ibrahim, sinyal positif dari komunikasi kedua pemimpin tersebut memberi harapan terhadap terciptanya skema win-win solution yang selama ini dinanti pasar global setelah ketidakpastian panjang menekan perdagangan internasional.
“Dari segi perang dagang, pertemuan antara Xi Jinping dan Trump ini membuahkan hasil, ya, kemungkinan besar akan ada win-win solution untuk perang dagang,” kata Ibrahim kepada wartawan, Minggu (17/5/2026).
Ia menjelaskan, potensi kesepakatan itu dapat menjadi katalis penting bagi stabilitas pasar keuangan dunia, termasuk menenangkan pergerakan dolar AS, harga komoditas, hingga sentimen investasi global.
“Ya, ini pun juga akan menenangkan pasar,” ujarnya.
Ibrahim memproyeksikan salah satu bentuk solusi yang mungkin muncul adalah peningkatan kerja sama perdagangan langsung, termasuk pembelian produk-produk strategis Amerika Serikat oleh Tiongkok.
Ia menyebut Tiongkok berpotensi meningkatkan impor hasil pertanian Amerika, minyak, hingga pesawat Boeing sebagai bagian dari keseimbangan dagang baru.
“Tiongkok akan membeli hasil-hasil pertanian Amerika, kemudian Tiongkok juga akan membeli minyak dari Amerika, kemudian akan membeli pesawat Boeing,” beber dia.
Jika skenario tersebut terealisasi, tensi perang dagang yang selama ini membebani rantai pasok global dapat mereda. Kondisi itu dinilai berpotensi menurunkan tekanan terhadap sektor manufaktur, perdagangan komoditas, dan pasar saham internasional.
Baca Juga: Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia
Bagi pasar, meredanya konflik dagang AS-Tiongkok juga dapat mengurangi kekhawatiran perlambatan ekonomi global yang selama ini kerap memicu volatilitas tinggi di berbagai instrumen investasi.
Meski begitu, Ibrahim menilai pelaku pasar tetap perlu berhati-hati karena implementasi nyata dari hasil pertemuan kedua negara akan menjadi faktor penentu, bukan sekadar sinyal diplomatik awal.
Selain berdampak pada perdagangan, perkembangan hubungan Xi dan Trump juga dapat mempengaruhi arah harga minyak dunia serta kekuatan dolar AS, terutama jika kerja sama energi menjadi salah satu bagian utama kesepakatan.
Berita Terkait
-
Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia
-
Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China
-
Polemik Laut China Selatan Kini Jadi Perang Dingin Digital, Bagaimana Nasib Natuna?
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Cek Fakta: Donald Trump Intip Dokumen Rahasia Xi Jinping, Benarkah?
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan
-
Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis
-
Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor