Adapun hingga kini, Oklin Fia masih 'menghilang' dari semua media sosial yang dimilikinya setelah konten jilat es krimnya viral.
Oklin Fia belum menampakkan batang hidungnya di hadapan publik.
Ia juga sama sekali belum memberikan klarifikasi apa pun terkait konten jilat es krimnya yang dibuat seolah adegan dewasa.
Sejumlah pihak telah melaporkan gadis yang dikenal sebagai TikTokers dan selebgram ini ke kepolisian atas dugaan asusila hingga penodaan agama.
Umi Pipik Ikut Turun Tangan
Di samping itu, imbas buat konten jilat es krim, Oklin Fia kini dilaporkan ke polisi.
Umi Pipik menjadi salah satu yang melaporkan Oklin Fia ke Bareskrim Polri pada Rabu (17/8/2023).
Saat ditemui, Umi Pipik mengaku belum sempat bertemu dengan Oklin Fia sebelum melaporkannya ke polisi karena tak punya akses.
"Belum (ketemu), gak ada akses ke sana ya," ujar Umi Pipik dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (17/8/2023).
Baca Juga: Wow, Harta Kekayaan Egy Maulana Vikri, Calon Mantu Umi Pipik Tembus Rp42 Miliar
Sementara itu, dengan melaporkannya ke polisi, Umi Pipik berharap dirinya dapat bertemu dengan Oklin Fia dan melakukan mediasi bersama.
"Tapi mungkin dengan akses seperti ini lebih memudahkan, akhirnya kita ketemu dan kita mediasi pasti kan," kata Umi Pipik.
Untuk urusan hukumnya kita serahkah ke pihak kepolisian," lanjutnya.
Tak hanya itu, istri dari mendiang Ustaz Jefri Al-Bukhori itu menginginkan Oklin Fia nantinya menyadari bahwa konten yang dibuat tersebut tak pantas untuk dipertontonkan.
Ia pun juga ingin memberikan efek jera kepada para pembuat konten yang tidak mendidik.
"Cuma lebih saya kepengen barangkali dia bisa dilembutkan, dia punya konsekuensi."
"Maksudnya ini memberikan efek jera untuk semuanya, supaya saat membuat konten tolonglah dilihat jangan hanya sebatas pengen viral tapi konten itu tidak mendidik," jelasnya.
Terlebih, saat ini yang bisa mengakses media sosial tak hanya orang-orang dewasa saja melainkan anak-anak juga bisa mengaksesnya.
Umi Pipik tak ingin ke depannya moral anak-anak bangsa menjadi rusak karena adanya konten-konten yang tidak mendidik.
"Yang melihat itu bukan hanya orang yang dewasa, tapi anak-anak sekarang bisa mengakses itu."
"20 tahun ke depan bagaimana moralnya anak-anak kita gitu ya kalau ada video-video seperti ini," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik
-
Sering Kirim Santri ke Luar Negeri, Ponpes Darul Quran Tangerang Dibekali Ini
-
Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak
-
Pelajar Tewas Terlindas Bus Sekolah Usai Motor Tersangkut Kabel Menjuntai di Kebayoran Baru
-
Link Live Streaming Republik Ceko vs Afrika Selatan: Laga Panas Buru Kemenangan Perdana!
-
BP Taskin Dinilai Cuma Bagi-Bagi Jabatan, Celios Usulkan Dilebur ke Kementerian
-
Dukung Program Pendidikan, Kementerian Hukum Serahkan Lahan Tangerang untuk Sekolah Rakyat
-
ROG Zephyrus Duo, Laptop Dua Layar dengan RTX 5090 Seharga Mobil Bekas!
-
BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!
-
Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar