Poptren.suara.com - Transmisi merupakan sebuah komponen yang penting untuk kinerja mobil karena tugasnya menyalurkan tenaga mesin ke bagian kaki-kaki. Komponen transmisi membutuhkan perawatan agar berfungsi dengan baik.
Mobil terbagi menjadi dua mode transmisi, yakni mode manual dan matik. Masih banyak yang berpendapat mobil dengan transmisi manual lebih sulit daripada matik. Transmisi manual atau matik akan sama sulitnya ketika belum terbiasa 'membaca' situasi di jalanan.
Masih banyak pengendara mobil yang memilih transmisi manual dengan alasan perawatannya lebih mudah daripada matik, selain itu, suku cadang atau onderdilnya masih lebih murah dan mudah didapat. Namun masih banyak dijumpai pengendara mobil manual yang abai dengan perawatan transmisi mobil manualnya.
Meskipun perawatannya lebih mudah, tapi mobil yang transmisinya manual tetap harus melakukan perawatan agar fungsinya berjalan dengan optimal dan tidak mengalami masalah. Bagiamana agar transmisi mobil manual awet ? Apa perawatan yang tidak boleh diabaikan ?
Ada beberapa cara merawat transmisi mobil manual agar tidak cepat rusak, diantaranya :
1. Ganti oli transmisi secara teratur
Mengganti oli transmisi secara terartur bertujuan untuk mendukung kinerja transmisi agar bekerja dengan optimal. Untuk mobil transmisi manual, mengganti oli idealnya apabila mobil telah menempuh setiap 30.000 sampai 50.000 kilometer. Oli yang secara berkala diganti, akan menghindari transmisi macet dan perpindahan gigi akan terasa halus.
2. Gunakan oli transmisi yang berkualitas
Pilihlah oli yang sesuai anjuran dari pabrikan, termasuk spesifikasi kekentalan. Umumnya, mobil transmisi manual menggunakan oli tipe full sintetis 70-90 W. Karena meskipun teksturnya encer, tapi oli ini tahan panas, karena memang disesuaikan untuk kebutuhan melumasi setiap sudut bagian transmisi dengan cepat.
Baca Juga: Biar Nggak Bingung, Ini Alasan Mengapa Tuas Transmisi Mobil Matik Dibuat Zig-Zag
3. Gunakan suku cadang asli
Pernah dengar kalimat, "ada harga, ada barang" ? Ini mungkin cocok untuk mobil transmisi manual. Suku cadang asli harganya relatif lebih mahal, namun dengan menggunakan suku cadang asli, struktur transmisi dan mesin pada mobil bekerja dengan optimal dan awet.
4. Setel kopling secara pas
Ada baiknya setel kopling sesuai anjuran pabrikan mobil. Jarak pedal kolping yang terlalu tinggi dapat merenggangkan jarak kopling dengan transmisi mobil, sehigga membuat pengendara merasakan berat ketika melakukan perpindahan gigi, ditambah pemindahan gigi jadi lebih kasar.
5. Oper gigi yang tepat dan benar
Cara ini adalah cara paling mudah dan paling dasar untuk pengendara mobil manual. Pastikan terdengar suara 'klek' secara halus ketika perpindahan gigi. Artinya, jangan tergesa-gesa saat melakukan oper atau perpindahan gigi transmisi. Kenapa ? Karena akan berpotensi gigi tidak masuk dengan tepat dan berbahaya ketika berada di jalanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
5 Rekomendasi Tablet Android selain Xiaomi dan Huawei, Harga di Bawah 5 Juta
-
Jalani Sidang Korupsi Chromebook Saat Sakit, Nadiem Makarim: Besok Saya Harus Operasi
-
Potong Ucapan Nadiem dalam Sidang, Jaksa: Jangan Mudah Bawa Nama Presiden
-
Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG
-
Solar di Indonesia dengan Malaysia Mahal Mana? Intip Perbandingan Harganya yang Bikin Kaget
-
Momen Nikahan Anak Soimah Dihadiri Tokoh Penting Indonesia, Netizen Kepo: Emang Ada Keturunan Raja?
-
Tinggalkan Jauh Pesaingnya, Veda Ega Naik Level dari Status 'Rookie' Jadi Ancaman Papan Atas
-
Rodriguez Jadi Korban Hoaks Pensiun, Pastikan Bela Timnas Kolombia di Piala Dunia 2026
-
Bocah Siak Meninggal Dianiaya Ibu Tiri Gara-gara Kelamaan Main di Rumah Tetangga
-
Tentara Bubarkan Nobar Film 'Pesta Babi' di Ternate, Apa Alasan TNI?