Poptren.suara.com - Cukup banyak dijumpai pemilik mobil mengeluh karena mesin mobilnya sulit dihidupkan, padahal sedang dikejar waktu. Mesin mobil sulit dihidupkan boleh jadi karena faktor-faktor yang umum terjadi namun disepelekan.
Pemilik mobil wajib untuk memperhatikan, mengetahui bahkan mengingat komponen apa saja yang memengaruhi mesin mobil sehingga sulit dihidupkan. Perlu diingat pula untuk calon pembeli mobil bekas, perhatikan detil-detil mobil mobil yang akan dibeli, apakah kondisinya masih prima, salah satunya bisa dihidupkan atau tidak.
Kenapa kondisinya harus diperiksa ? Karena akan merepotkan apabila mesin mobil bekas sulit dihidupkan. Penyebab mesin mobil sulit dihidupkan ada beberapa, diantaranya :
1. Motor starter
Motor starter akan alami penurunan fungsi seriring dengan pemakaian mobil, khususnya pada bagian brush kuningan yang menipis akibat gesekan. Dengan kata lain, bagian yang mengumpulkan arus listrik sudah menipis, sehingga daya listrik starternya lemah.
Sebagai informasi, motor starter bisa diservis untuk diganti plat brushnya dan dibersihkan dari kotoran sehingga putaran motor starter tidak terhambat dan arus listriknya kuat.
2. Aki
Aki adalah komponen yang paling sering diperiksa lebih awal ketika mesin mobil sulit dihidupkan. Maka dari itu, pemilik mobil wajib memastikan kondisi tegangan aki masih normal, dengan ideal kontak yakni 12,4 volt.
Apabila kurang dari 12,4 volt, artinya aki sudah drop sehingga tidak bisa menghantarkan arus listrik secara maksimal, terutama mesin yang butuh daya listrik besar.
Baca Juga: Gak Bikin Kantong Bolong !! Mobil Listrik Wuling Kini Dijual Murah
3. Busi dan koil
Dua komponen ini berperan penting sebagai permulaan pembakaran mesin dari pengapian. Maka dari itu pastikan busi masih bagus dan kepalanya tidak tumpul atau tertutup kotoran. Kenapa ? Karena busi yang melemah tidak bisa menghasilkan pemantikan api yang sempurna.
Artinya, dalam proses starter, kompresi bahan bakar sulit terbakar maka pembakaran mesin butuh kerja ekstra bahkan tidak menyala sama sekali. Sama halnya dengan koil busi, jika sudah ada yang mati, busi tidak akan menyala.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Slow Living di Singapura, Pria Ini Usia 35 Tahun Pensiun Tapi Hidup Layak Jadi Pengangguran
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026