Tak lama setelah itu, Ikeida tiba-tiba mendapat telepon dari Verny Hasan.
Lantas Richard Lee nampak bersemangat untuk menghubungkan Densu dan Verny.
Keduanya lantas saling berkomunikasi melalui sambungan dari dua telepon berbeda.
Densu mengajak Verny Hasan pergi ke tempatnya untuk membahas soal tes DNA.
"Katanya mau duduk bareng, sini duduk bareng sama saya kita ngobrol," ajak Denny Sumargo
"Itu proses hukum gimana Bang?," timpal Verny Hasan.
"Proses hukum ya itu urusan lain. Kita duduk bareng," jawab Densu.
Usai percakapan tersebut, emosi DJ Verny Hasan tiba-tiba memuncak. Ia meneriaki Denny Sumargo pada panggilan telepon tersebut.
"Pencemaran nama baik itu gimana Bang? Aduh. Dulu saya udah kasih tahu anda kan. Anda tidak tahu perjuangan saya seorang ibu gimana rasanya. Ketika anda marah-marah di rumah sakit, semua rumah sakit teriak 'Harga diri saya mana, hilang seketika' Anak saya masih kecil, mentalnya hancur oleh anda!," ucap Verny Hasan.
"Kasih keluar saksi-saksi lu," tantang Densu.
"Mental anak anda hancur karena perbuatan anda menghina dan memfitnah saya 10 tahun lalu," lanjut suami Olivia Allan itu.
Podcast Densu Pincu Tantangan Tes DNA Ulang
Usai mengamuk, Verny Hasan langsung menutup panggilan teleponnya.
Densu pun mengatakan dirinya siap dipertemukan dengan Verny hingga pengacara untuk membahas soal kasus tes DNA.
Denny Sumargo juga meminta agar Verny Hasan tidak lagi memutar omongan dan segera melakukan tes DNA.
"Bawa aja Verny ke sini, bawa pengacara, bawa semua backing-an yang merasa berpihak pada Verny ke sini. Mau tes DNA hari ini, no problem. Jangan putar omongan ke kiri dan ke kanan, depan dan belakang," ucap Densu pada Richard Lee.
"Kan fokusnya kasihan anak itu, kalau kasihan dengan anak itu selesaikan dengan dewasa saya buka kan pintu," lanjutnya.
Denny Sumargo bahkan siap dilaporkan ke polisi jika kasih tes membuktikan dirinya adalah ayah bilogis dari anak Verny.
Namun, jika Densu terbukti bukan ayah kandungnya, ia akan melaporkan balik Verny Hasan ke polisi.
"Saya lapor polisi (jika terbukti bukan anak Denny Sumargo) untuk yang kedua. (Jika benar anak Denny Sumargo) laporkan saya ke polisi," tegas Denny Sumargo.
Verny Hasan Kesal Densu Selalu Ungkit Masa Lalu di setiap podcastnya.
Polemik unggahan Tes DNA Lagi dari Verny Hasan pun belum berakhir, karena Denny Sumargo membuat laporan polisi terkait dugaan pencemaran nama baik.
Verny Hasan memberikan alasan mengapa dirinya sampai mengunggah meminta Tes DNA lagi.
Verny Hasan mengatakan ini karena ia kesal dengan Denny Sumargo yang sering bercerita tentang masa lalunya, yang diduga kisah percintaan mereka.
"Ya kesal maksudnya apa cerita itu lagi dibuka. Sementara anak saya ini sudah 11 tahun dan mengerti hingga bermain media sosial," kata Verny Hasan ketika ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Verny sempat menegur ke pria yang akrab disapa Densu itu. Teguran pertama pun masih diberi maaf oleh ibu satu anak tersebut.
"Pertama kali teguran nggak apa-apa, saya maafin, kedua masih sabar, ketiga serangan banyak, keempat saya baru bangun tidur capek kerja, 1000 komentar menghujat saya," ucapnya.
Verny mengakui lama kelamaan lelah dengan hujatan warganet kepada dirinya. Ia pun bingung mengapa suami Olivia Allan ini terus bercerita tentang masa lalunya.
"Maksudnya mau cari apalagi? Nama dia udah bagus, nama saya dan anak saya rusak seumur hidup! Mau apalagi? Cari belas kasihan orang lain?" jelasnya.
Verny merasa jika Densu ingin dikenal sebagai artis yang baik, harusnya pria yang sering disebut sebagai Pebasket Sombong ini, melakukan kegiatan amal mengumpulkan orang-orang yang senasib dengannya.
"Dia kumpulin, dia bilang 'hei anak-anak semuanya, kalian walaupun tanpa ayah, kalian bisa sukses seperti saya'. Itu bisa, buat hal positif, jangan cerita kesedihan terus-terusan," terangnya.
Verny Hasan menahan tangisannya karena tak tahu apa tujuan Denny Sumargo, kerap membagikan pengalaman cintanya saat mereka masih bersama.
"Buat apa? Kurang puas dia. Kurang puas melihat saya tersiksa? Saya sudah terbuang," ujar Verny Hasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan