Poptren.suara.com - Hidup bergelimang harta dan tak lupa kerap memperlihatkan kekayaannya di media sosial bisa saja diraih dengan cara haram.
Baru-baru ini, Bareskrim Polri dan Polda Lampung berhasil mengungkap keterlibatan seorang selebgram Palembang dalam jaringan narkoba Fredy Pratama.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika dalam konferensi pers di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jaksel, Selasa (12/9/2023), menyebutkan selebgram itu didapuk sebagai 'Ratu Narkoba Palembang'.
“Kita kenal APS (Adelia Putri Salma) ini adalah sebagai seorang selebgram di Palembang, dikenal juga sebagai ratu narkoba,” ujarnya.
Helmy menyebutkan penangkapan APS berawal dalam pengungkapan narkoba 2 bulan lalu yang di mana ditangkap sebanyak 27 tersangka dengan narkoba seberat 35 kilogram.
"Dari pendalaman kita mengetahui bahwa diduga tersangka APS ini ikut menikmati hasil penjualan narkoba dari suaminya yang berinisial KH," jelas Helmy.
Polisi sendiri masih mendalami kasus APS lebih lanjut. Pihaknya telah menyita sejumlah aset miliknya untuk dimiskinkan.
"Dari yang bersangkutan kita sudah melakukan penyitaan terhadap 4 buah rumah milik APS, kemudian 1 Alfamart milik APS dan ada 13 unit kendaraan roda 4 berbagai jenis di antaranya adalah yang ada di depan sini kita hadirkan (mobil Jaguar hingga Alphard)," jelas Helmy.
"Kemudian beberapa perhiasan atau barang barang branded juga sudah kita lakukan penyitaan dan mungkin ini tidak akan berhenti sampai di sini," tutupnya.
Baca Juga: Tunda Menikah dalam Waktu Dekat, Ternyata Pacar Dinda Kirana Pernah Tersandung Kasus Narkoba
Untuk diketahui, selebgram Palembang, Adelia Putri Salma, ditangkap Direktorat Narkotika Polda Lampung, Sabtu, 26 Agustus 2023. Adelia ditangkap karena diduga terlibat jaringan narkotika internasional, yakni Fredy Pratama.
Sementara itu, Fredy Pratama sendiri masih berstatus DPO. Akan tetapi, pihak kepolisian menjamin telah membredeli jaringan peredaran narkoba yang beroperasi di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
"Yang bersangkutan ini mengendalikan peredaran narkoba di Indonesia dari Thailand, dan daerah operasinya termasuk di Indonesia dan daerah Malaysia timur," terang Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada dalam kesempatan yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Jalan Padang-Bukittinggi via SicincinMalalakBalingka Ditutup Saat Arus Mudik, Ini Alasannya
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Minggu 15 Maret 2026
-
Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
-
Tarif Tol Pekanbaru-Dumai dan Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar Diskon 30 Persen
-
'Jebakan' Fanny Ghassani Bikin LDR dengan Suami Selama 7 Tahun
-
7 HP 5G RAM 8 GB Harga Cuma Rp3 Jutaan Terupdate Maret 2026, Dijamin Anti-Lag!
-
50 Gambar Ucapan Idul Fitri 2026 Gratis, Siap Pakai untuk Story WA atau Instagram
-
Tertinggal Shalat Ied Berjamaah, Bolehkah Sholat Idul Fitri Sendirian di Rumah?
-
Apakah Menikahi Sepupu Termasuk Perkawinanan Sedarah? Ini Penjelasannya
-
Review Buku Adaptasi: Menyikapi Fase Perubahan dalam Kehidupan Umat Manusia