Poptren.suara.com - Keluarga besar Koes Plus secara gamblang melarang T Koes membawakan lagu band legendaris Indonesia.
Personel T Koes mengaku kaget sebab larangan itu disampaikan secara tiba-tiba.
T Koes merupakan band yang biasa membawakan lagu-lagu Koes Plus. Agusta Marzall selaku pendiri band T Koes belum tahu persis apa yang membuat keluarga besar yang terdiri dari anak-anak personel Koes Plus memberikan larangan.
Agusta menduga larangan itu ada hubungannya dengan video bincang-bincang personel T Koes dengan seorang tokoh militer berjudul "Obrolan santai + sarapan pagi lanjut senam SKJ bersama para Tokoh TNI". Ada ucapan di video itu yang diduga Agusta menyinggung keluarga besar Koes Plus.
"Itu obrolan santai antara senior petinggi TNI itu, dengan juniornya kami sebagai personel T Koes. Saat itu beliau memotivasi kami untuk bekerja keras secara maksimal, jadi ketika beliau bicara kami memperhatikan dan pengin belajar," kata Agusta Marzall di Jakarta.
"Setelah sekian hening secara spontan dia bilang, ‘tapi jangan sampai seperti Koes Plus, anak-anak itu seperti aset’. Di video itu kami tidak begitu jelas ucapan dari beliau, akan tetapi kami sebagai junior menghormati seniornya bicara. Kami menduga karena itu ada larangan, dari video itu," lanjut Agusta.
Agusta menepis dugaan larangan membawakan lagu Koes Plus karena masalah royalti. Selama membawakan lagu-lagu Koes Plus, T Koes mengaku selalu rutin membayarkan royalti.
"T Koes terus belajar agar bisa menghibur. Kami membawakan lagu yang bukan hanya karya Koes Plus, tapi ada lagu-lagu dari band lain akan tetapi T Koes telah menjalani pembayaran royalti yang seusai sengan aturan," jelasnya.
Sebelumnya sejumlah anak-anak dari personel Koes Plus yang diwakili oleh David Koeswoyo dari Yon Koeswoyo, Damon Koeswoyo dari Tony Koeswoyo, Rico dari Murry, dan Sari Koeswoyo dari Yok Koeswoyo mengunggah video di media sosial beberapa hari lalu. Mereka melarang T Koes membawakan lagu milik ayah-ayah mereka.
Baca Juga: Bak Lepas dari Beban, Desta Bangga Sebut Dirinya Duda di Depan Raffi Ahmad
"Menyatakan bahwa terhitung sejak hari ini keluarga besar Koesplus melarang dan tidak memberikan izin kepada band T'Koes untuk membawakan karya cipta dari keluarga besar Koes Plus," kata Sari Koeswoyo di unggahan akun TikTok Damon Koeswoyo.
Dalam komentar di Instagram, Sari lalu menegaskan alasan pelarangan itu bukan karena persoalan ekonomi atau royalti.
"Ini bukan perkara uang atau royalti ya. Ini masalah yang berulang terkait attitude. Dan kesabaran kami sudah habis," tulis Sari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?