Suara.com - Merayakan 27 tahun perjalanannya di industri kecantikan, Klinik Estetika meluncurkan buku biografi dr. Mochammad Affandi Sp.KK(K), perintis layanan klinik kecantikan di Indonesia dengan mendirikan Klinik Estetika.
Buku setebal 305 halaman yang bertajuk "Beauty Outside-Happy Inside" merangkum dengan cermat kisah hidup serta lika liku seorang dr Affandy dalam memberikan layanan estetika bagi para pasiennya hingga memiliki puluhan cabang klinik kecantikan di Indonesia.
Jauh sebelum klinik kecantikan kulit berkembang dan bertebaran seperti saat ini, dr. Moch. Affandi yakin bahwa ranah kesehatan dan kecantikan kulit akan booming di Indonesia.
Karena itulah, dermatolog lulusan Universitas Diponegoro Semarang ini serius dan konsisten mengembangkan ilmu kosmetik dan membuka praktik pribadi sebagai dokter kulit. Langkah yang belum ditempuh oleh para seniornya di Semarang.
Sang penulis, Ayu Arman, mengungkapkan kesalutannya pada sosok dr. Affandy yang diceritakannya dalam buku biografi ini. Narasumber utama yakni dr. Affandy yang telah berpulang, membuat Ayu harus mendalami kisah bapak dengan tiga anak tersebut melalui wawancara dengan pihak ketiga.
"Saya merinding ketika menyusun kalimat pembuka buku ini. Dimana beliau yakin bahwa usianya tidak panjang, tapi di sepanjang usia yang diberikan Tuhan, dr Affandy ingin menjadi manusia yang bertanggung jawab dan mempunyai makna dengan mencipta dan berbagi kepada sesama, kepada alam semesta," ujar Ayu dalam peluncuran Buku Biografi "Beauty Outside-Happy Inside: dr Moch Affandi" di Jakarta, Kamis, (19/3/2015).
Apresiasi yang begitu besar terhadap sosok dr Affandy ini juga diutarakan oleh sang anak yang menjadi penerusnya di bidang estetika yakni dokter Hengky Affandy.
"Sebagai pembawa estafet rintisan sang ayah, saya dan tim berusaha memegang teguh filosofi alm dimana kecantikan sangat berhubungan dengan kebahagiaan seseorang. Kami harus berbagi kepada sesama dan membuat orang lain bahagia melalui klinik estetika yang beliau rintis ini," ungkap dokter Hengky.
Proses pembuatan buku ini diakui Ayu, terbilang cukup singkat, yakni hanya berlangsung selama dua tahun. Rencananya buku ini baru akan tersedia di gerai buku beberapa minggu ke depan.
Tag
Berita Terkait
-
Seri Kedua Novel Na Willa: Konflik dan Kisah Lama Masa Kanak-Kanak
-
Novel Jangan Bercerai, Bunda: Sebuah Cermin Retak Rumah Tangga
-
Novel Le Petit Prince: Potret Kehidupan Dewasa dari Kacamata Pangeran Cilik
-
Novel Saman: Pendobrakan Tabu Sosial di Tengah Politik Indonesia
-
Tips Jitu Membuat Keputusan Bijak di Buku Clear Thinking
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence