- Emas diprediksi tembus USD 10.000 pada 2030 akibat tren dunia tinggalkan Dolar AS.
- Target emas tahun 2026 capai USD 5.400, didorong tensi geopolitik dan aksi beli Bank Sentral.
- Harga emas Antam meroket Rp90.000 menjadi Rp2.880.000/gram, catat rekor baru dalam negeri.
Suara.com - Investasi emas kini bukan lagi sekadar pelindung nilai, melainkan magnet utama pasar modal global.
Pakar keuangan dan praktisi pasar modal, Dr. Hans Kwee, memproyeksikan harga emas dunia akan meroket hingga USD 10.000 per troy ons pada tahun 2030 mendatang. Jika dikonversi dengan kurs saat ini, angka tersebut setara dengan Rp168,38 juta.
Dalam acara edukasi pasar modal yang digelar Jumat (23/1/2026), Hans Kwee menjelaskan bahwa untuk tahun ini saja, target harga emas berada di level USD 5.400. Tren kenaikan ini didorong oleh fenomena
"Dedolarisasi" sebuah kondisi di mana dunia mulai meninggalkan dolar AS pasca-konflik Ukraina-Rusia dan kebijakan perang dagang Donald Trump.
"Dunia menyadari kita tidak bisa bergantung sepenuhnya pada dolar lagi. Bank sentral di berbagai negara terus memborong emas karena mereka mencari aset yang lebih aman," ujar Hans.
Sentimen global ini langsung berdampak signifikan di dalam negeri. Harga emas batangan Antam mencatatkan lonjakan tajam sebesar Rp90.000, membawa harga per gramnya ke posisi Rp2.880.000. Kenaikan ini juga diikuti oleh harga buyback yang kini bertengger di angka Rp2.715.000 per gram.
Lembaga keuangan internasional seperti Bank of America dan Goldman Sachs pun seirama, memprediksi pertumbuhan harga emas setidaknya 20% sepanjang tahun ini di tengah tingginya tensi geopolitik dan risiko pelemahan ekonomi global.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
7 Tips Investasi Perak untuk Pemula, Alternatif Emas yang Terus Meroket
-
Cara Lapor Gangguan Listrik PLN Online dan Offline
-
Investasi Perak, Ketahui Keuntungan dan Kerugiannya sebelum Mulai
-
Profil PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO), Emiten Penyuplai 7 PLTU Strategis
-
Fatwa Muhammadiyah Tentang Kripto: Halal atau Haram?
-
Jumlah Bank Bangkrut Bertambah Lagi, Ini Daftarnya Sepanjang Tahun 2026
-
Emas Antam Lebih Mahal Hari Ini, Tembus Rp 3.047.000/Gram
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.887
-
Jelang Panen Raya, KBI Perkuat Sistem Resi Gudang untuk Tahan Harga Gabah
-
IHSG Mulai Menghijau Selasa Pagi, Cek Saham-saham Pilihan