Suara.com - Hari Bumi yang diperingati setiap 22 April 2015, selalu menjadi saat yang tepat untuk mengingatkan kepedulian pada kelestarian lingkungan. Berbagai cara dilakukan orang untuk menggugah kesadaran warga melestarikan lingkungan. Berikut petisi-petisi untuk 'menyelamatkan' bumi yang diunggah di laman change.org
Petisi Diet Kantong Plastik
Penelitian yang dimuat di jurnal ilmiah Science Februari lalu mencatat, Indonesia berada di peringkat kedua penyumbang sampah plastik terbesar ke lautan dunia! Masalah sampah plastik ini mendorong Rahyang Nusantara, Koordinator Indonesia Diet Kantong Plastik membuat petisi www.change.org/DietKantongPlastik
Petisi ini mendesak pemerintah untuk membuat peraturan mengurangi dan mencegah pemakaian plastik berlebih. Saat ini petisi sudah di dukung lebih dari 15 ribu orang.
Petisi Beli yang Baik
Pola konsumsi dan gaya hidup masyarakat punya pengaruh besar bagi bumi, khususnya terhadap iklim bumi yang terus memanas. Untuk itu komunitas Earth Hour Indonesia meluncurkan petisi #BeliYangBaik di laman www.change.org/BeliYangBaik mengkampanyekan pentingnya peran konsumen dalam menerapkan gaya hidup dan pola konsumsi ramah lingkungan. Petisi ini sudah didukung lebih dari 6500 orang, termasuk beberapa figur publik seperti Sophia Latjuba, Nugie, dan Davina Veronica.
Petisi Tutup Bekas Lubang Tambang
Bekas lubang tambang batubara yang tidak ditutup dan dibiarkan menganga sehingga renggut nyawa 9 orang anak di Samarinda, menjadi perhatian publik lewat petisi www.change.org/lubangtambang. Petisi tersebut dibuat oleh Rahmawati, Ibu dari Raihan (10 tahun) yang tewas tenggelam di lubang tambang pada Desember 2014 lalu. Lebih dari 10 ribu orang mendukung petisi ini, mendesak agar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan menutup dan menghukum perusahaan pemilik tambang yang bertanggung jawab.
Petisi larangan konsumsi daging anjing
Aktivis pemerhati binatang, khususnya anjing, yang dimotori oleh Jakarta Animal Aid Network, Garda Satwa Indonesia, dan Animal Friends Jogja mendesak pemerintah untuk mengeluarkan peraturan bahwa konsumsi daging anjing adalah ilegal. Hal ini didorong atas cara-cara penangkapan anjing yang dinilai kejam dan berpotensi menebarkan penyakit. Desakan tersebut dimuat dalam petisi www.change.org/DogsAreNotFood dan telah didukung lebih dari 84 ribu orang.
Petisi tolak pabrik semen di Rembang
Lebih dari 100 mata air yang menghidupi 600 ribu warga di Pegunungan Kendeng, Rembang, Jawa Tengah dikhawatirkan akan hilang seiring dengan dibangunnya pabrik/tambang semen di daerah itu. Kondisi tersebut, menggerakkan penyanyi dan aktivis Melanie Subono untuk memulai petisi di www.change.org/DemiRembang meminta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menutup operasional pabrik semen tersebut. Saat ini petisi itu telah didukung lebih dari 26 ribu orang.
Petisi tolak reklamasi Teluk Benoa
Rencana reklamasi wilayah pesisir Telok Benoa, oleh PT Tirta Wahana Bali International (TWBI) seluas 700 hektar mendapat penolakan dari warga. Reklamasi kawasan konservasi penting tersebut menggerakkan grup rock Superman is Dead, Navicula dan Nosstress untuk membuat petisi www.change.org/TolakReklamasiTelukBenoa. Petisi yang sudah didukung lebih dari 33 ribu orang ini menolak reklamasi di Teluk Benoa, Bali dan meminta agar Presiden Jokowi membatalkan Perpres No.51/2014.
Berita Terkait
-
Bumi Berseru Fest dari Telkom Jaring 43 Program Terbaik untuk Lingkungan Berkelanjutan
-
Ultah Berdampak, Jerhemy Owen Tanam 10 Ribu Pohon, Selamatkan Ciliwung dari Banjir
-
Merawat Bumi, Merawat Kehidupan: Refleksi di Hari Bumi
-
Rayakan Hari Bumi, Telkom Tebar Kebaikan: Ribuan Bibit untuk Bumi Lestari di 4 Lokasi
-
Hidup Lebih Hijau: Peran Dekarbonisasi Industri untuk Mewujudkan Bumi Berkelanjutan
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence