Suara.com - Sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus menghadirkan inisiatif berkelanjutan yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu aksi nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui program Bumi Berseru Fest (BBF), sebuah platform kolaborasi dan kompetisi aksi lingkungan yang dirancang untuk memperkuat inovasi hijau berbasis komunitas di berbagai daerah.
BBF merupakan inisiatif strategis Telkom yang bertujuan mengakselerasi gerakan lingkungan melalui pendekatan kolaboratif, pemanfaatan teknologi, serta penguatan kapasitas komunitas. Program ini mengajak generasi muda, komunitas, dan pegiat lingkungan untuk menghadirkan solusi konkret dalam menjawab tantangan perubahan iklim, pengelolaan sampah, konservasi sumber daya alam, hingga pengembangan ekonomi sirkular.
SGM Social Responsibility Telkom Hery Susanto menyampaikan, “Melalui Bumi Berseru Fest, Telkom tidak hanya memberikan dukungan pendanaan, tetapi juga memastikan adanya pendampingan dan penguatan kapasitas agar setiap program mampu menciptakan dampak lingkungan dan sosial yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa kolaborasi dengan komunitas menjadi kunci dalam mendorong solusi inovatif untuk menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat,” ujar Hery.
Pada penyelenggaraan tahun 2025, BBF berhasil menjaring peserta dari seluruh Indonesia dan menyeleksi 43 program terbaik yang dinilai memiliki dampak terukur dan keberlanjutan jangka panjang. Para peserta terpilih mendapatkan dukungan pendanaan serta pendampingan implementasi program dari Telkom agar dapat mengimplementasikan ide program dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Salah satu program terpilih dalam BBF 2025 adalah berasal dari Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia (HPAI) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Malang Raya.
Program ini mengintegrasikan konservasi sumber mata air, rehabilitasi lahan, serta penguatan ekonomi sirkular dalam kerangka pembangunan desa, sehingga tidak hanya menjaga ekosistem, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat lokal. Dukungan Telkom melalui program BBF tidak hanya berfokus pada aspek pendanaan, tetapi juga pada tata kelola program yang terukur, kolaborasi multipihak, serta memastikan dampak yang berkelanjutan.
Pendekatan ini memastikan bahwa setiap program yang terpilih mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berimbang. Perwakilan masyarakat setempat menyampaikan bahwa program konservasi yang dijalankan memberikan manfaat nyata, khususnya dalam menjaga keberlanjutan sumber mata air yang berdampak pada aktivitas ekonomi warga. Ke depan, kawasan tersebut juga berpotensi dikembangkan sebagai destinasi ekowisata yang mendukung pertumbuhan UMKM desa.
Melalui program Bumi Berseru Fest, Telkom menegaskan perannya sebagai katalisator transformasi berkelanjutan dengan menghadirkan ruang kolaborasi antara korporasi, komunitas, dan masyarakat. Program ini diharapkan terus menjadi wadah penguatan gerakan lingkungan berbasis komunitas serta mendorong terciptanya ekosistem hijau yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi bumiberserufest.id. ***
Berita Terkait
-
Program Magang Khusus AI dan B2B Solutions dari Telkom untuk Mahasiswa
-
Perkuat Kolaborasi Ekosistem Pendidikan Digital, Telkom Gelar PIJAR Live Connect 2026
-
Telkom Gandeng Palo Alto Networks, Siapkan Talenta Muda Hadapi Ancaman Siber Masa Depan
-
Usai Resmikan InfraNexia, Telkom (TLKM) Siapkan Entitas B2B ICT Baru
-
Spin-off InfraNexia Resmi Disetujui, Telkom Percepat Transformasi Infrastruktur Digital Nasional
Terpopuler
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
Terkini
-
Krakatau Steel Bidik Produksi 4,5 Juta Ton Baja di 2026
-
Gubernur BI: Rupiah Undervalue, Tidak Cerminkan Ekonomi Indonesia
-
Industri Kripto Makin Matang, Upbit Perkuat Keamanan dan Kolaborasi dengan Regulator
-
Kurs Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Gubernur BI Ungkap Strategi Ekonomi
-
Kemenhub Ungkap Kondisi Pesawat Kargo Pelita Air, Layak Terbang?
-
Kemenhub: Pilot Pesawat Kargo BBM Pelita Air Meninggal Dunia
-
Perjanjian Tarif Resiprokal RI-AS Diketok, Ini Kata Pengamat
-
Perusahaan Indonesia dan AS Teken 11 Kesepakatan Bisnis Senilai Rp648 Triliun
-
Rupiah Loyo ke Rp16.894, Ketegangan Iran dan Spekulasi BI Rate Jadi Beban
-
Prabowo Klaim Bawa Pulang Komitmen Investasi Rp600 Triliun dari AS