Suara.com - PT Pos Indonesia menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) guna meningkatkan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) perusahaan logistik nasional itu.
"Pengembangan core business Pos Indonesia akan mulai ditingkatkan kapasitas SDM, peningkatan teknologi layanan, dan semua elemen dalam organisasi. Kerja sama yang dijalin ini sepenuhnya di sisi teknologi," kata Direktur Utama PT Pos Indonesia Gilarsi W Setijono di Bandung, Rabu (30/12/2015).
Setelah penandatanganan MoU di Rektorat ITB, ia menjelaskan ITB merupakan lembaga pendidikan yang memiliki spektrum teknologi yang tinggi. Transformasi ini akan menetapkan roadmap dan portofolio perusahaan ke depan yang kini berusia 270 tahun ini.
Ia menyebutkan perusahaan BUMN itu memiliki aset properti yang tergolong heritage. Dia pun meminta ITB untuk bagaimana memberikan perlakuan terhadap arsitektur kuno tersebut.
"Kerja sama ini tak hanya berupa penyiapan software saja, kita pun menginginkan adanya hardware penunjang. Intinya, Pos Indonesia menginginkan adanya peningkatan speed, feasibility, dan penekanan cost," katanya.
Sementara itu, Rektor ITB Kadarsah Suryadi merespons positif kolaborasi dengan dunia industri ini. Menurut dia, karya yang dihasilkan ITB diharapkan berguna untuk masyarakat luas, bukan hanya sekadar konsumsi kampus belaka.
Ia menyebutkan ada empat hal dalam kerja sama antara Pos Indonesia dengan ITB yakni penggunaan information and communications technology (ICT), bidang logistik, paket online shopping dan penataan heritage arsitektur.
"Untuk empat hal ini, kita memiliki tim kepakaran yang berkompeten. Bukan hanya dengan perencanaan, kita pun menyiapkan tahapan implementasi dan eksekusi di lapangan," katanya menambahkan. (Antara)
Berita Terkait
-
Pemegang Kupon Siap-siap, Medco Energi Mau Lunasi Obligasi Rp600 Miliar
-
Surat untuk Jenaka: Antara Cinta, Mesin Waktu, Hukum, dan Misteri Tahun 1923
-
Orang-Orang Hilang di Kyushu: Misteri Surat dari Orang yang Sudah Meninggal
-
Kejanggalan di Laporan Keuangan PT Pos, Ada Penyesuaian Hingga Rp9 Triliun
-
Masyarakat RI Makin Hidup Sehat, Bisnis Wellness Punya Peluang Moncer
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ungkap Penyebab Kematian Sutrimo, Polisi Buka Peluang Lakukan Ekshumasi
-
Hidup di Layar: Mengapa Kita Cepat Lelah di Era yang Serba Mudah?
-
Sembunyi di Bawah Meja Demi Nyawa: Tragedi Mei 1998 Lewat Mata Bocah Cina
-
Kebakaran Hotel Pullman Central Park Dipicu Fenomena Listrik di Lantai 2
-
Stok Rudal Pencegat AS Menipis Akibat Perang Panjang Lawan Iran
-
Cara Cek Riwayat Servis Mobil Bekas sebelum Membeli, Jangan Sampai Tertipu
-
ShopeePay Perluas Adopsi QRIS Tap, Bayar TransJakarta dan KRL Kini Cukup Tempel Ponsel NFC
-
V-KOOL Rilis Luxor Gold Pelindung Cat Mobil Terbaru GIIAS 2026
-
Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas
-
Di Mana Saya Bisa Membeli Cushion dengan Harga Terjangkau secara Online? Cek Daftarnya