Suara.com - Telkomsel berkolaborasi dengan telkomsigma, menggelar sharing session bersama sejumlah pelanggan korporasi. Hal ini guna lebih dalam memperkenalkan layanan Corporate Business Solutions (CBS) Telkomsel yang dapat dimanfaatkan pelaku bisnis khususnya segmen korporasi.
Dihadiri sekitar 180 pelanggan dari segmen korporasi yang umumnya berlokasi di wilayah Jabotabek dan sekitarnya. Acara yang juga dikemas dalam konsep Focus Group Discussion ini turut menghadirkan dua perusahaan bidang consumer goods yang merupakan pelanggan layanan Corporate Business Solutions Telkomsel, yaitu PT GarudaFood dan PT Unilever.
Direktur Sales Telkomsel Mas’ud Khamid mengatakan, Telkomsel melalui layanan Corporate Business Solutions hadir untuk membantu pengembangan bisnis pelanggan korporasi.
"Layanan CBS Telkomsel sudah dikembangkan untuk pemanfaatan teknologi digital yang dapat menghadirkan solusi bisnis terintegrasi. Sharing Session ini kami hadirkan sebagai upaya untuk lebih mendekatkan layanan CBS kepada pelaku bisnis, dan menggali lebih dalam kebutuhan solusi bisnis dari pelanggan korporasi yang bisa disinergikan dengan layanan CBS Telkomsel,” ujarnya dalam keterangan resminya, Kamis (15/12/2016).
Dalam acara ini Telkomsel memperkenalkan kembali beragam layanan CBS yang bisa dimanfaatkan pelanggan korporasi sebagai solusi bisnisnya, seperti layanan Mobile Communication, Mobile Device Management, Internet of Things dan Big Data Analytics & Insight yang umumnya menjadi kebutuhan bisnis untuk segmen korporasi di bidang industi minyak dan pertambangan, consumer goods, manufaktur, dan perbankan.
Sedangkan telkomsigma turut memperkenalkan kembali solusi Data Center, Cloud dan Bisnis Analitik. Data Center yang dimiliki oleh telkomsigma berkapasitas 100 ribu sqm dengan pengelolaan Data Center yang telah disertifikasi oleh badan audit internasional, Uptime Institute.
Solusi Cloud Computing telkomsigma memungkinkan suatu perusahaan untuk meminimalisir investasi infrastruktur yang besar dengan konsep Pay as You Grow. Serta Bisnis analitik yang dikelola oleh telkomsigma diyakini dapat membuat program marketing yang lebih efektif, memperluas peluang pangsa pasar, layanan pelanggan yang lebih baik, meningkatkan efisiensi operasional, keunggulan kompetitif atas persaingan industri dan keuntungan bisnis lainnya.
Mas’ud lebih lanjut menambahkan, Telkomsel akan terus bersinergi dan mengembangkan beragam layanan solusi bisnis korporasi yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan pemanfaatannya. Telkomsel akan menyesuaikan dengan apa yang sedang menjadi tren dan berusaha memenuhi kebutuhan korporasi sesuai dengan kebiasaan ataupun budaya kerja yang sedang didorong oleh pelanggan korporasi.
“Sharing session bersama pelanggan korporasi ini diharapkan dapat memperkuat dan memperluas jaringan layanan CBS Telkomsel, terutama dengan dukungan teknologi jaringan terdepan 4G LTE Telkomsel yang kini sudah tersebar di lebih dari 180 kabupaten kota di seluruh Indonesia,” pungkas Mas’ud.
Baca Juga: Eko 'Patrio' Bantah Sebut Bom Bekasi Pengalihan Isu Ahok
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan