Suara.com - Gempa bumi yang terjadi di Pidie Jaya, Nanggroe Aceh Darussalam berkekuatan 6,4 skala richter menyebabkan banyak bangunan roboh dan hancur. Pihak Telkomsel menyampaikan duka mendalamnya kepada para korban dan seluruh pihak yang terkena dampaknya. Hal ini disampaikan melalui Vice President Corporate Communication Telkomsel, Adita Irawati.
Adapun terkait dengan kondisi jaringan Telkomsel sendiri, sampai saat saat ini secara umum masih dapat melayani pelanggan.
"Beberapa BTS tidak dapat beroperasi secara maksimal akibat pasokan listrik yang terbatas. Untuk mengatasi keterbatasan pasokan listrik, saat ini Telkomsel mengerahkan sebanyak 43 unit mobile genset sebagai backup," terangnya melalui keterangan resminya, Rabu (7/12/2016).
Langkah ini dilakukan, tambah dia, diharapkan dapat membantu memaksimalkan layanan kepada pelanggan. Diakui Dita, sapaan akrabnya, hingga saat ini tim Telkomsel terus melakukan pemantauan dan penanganan gangguan terhadap site-site yang terkena dampak gempa bumi.
Untuk masyarakat sekitar, Telkomsel juga menyediakan layanan telepon gratis dan fasilitas charging HP gratis di lapangan kota Meureudu dan di Kec.Ulee Glee.
"Saat ini Telkomsel juga masih terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat, untuk menginventarisir kebutuhan masyarakat yang terkena dampak bencana gempa bumi ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Gempa Pidie Jaya Aceh, DPR: Semoga Allah Memberikan Ketabahan
-
Situasi Tegang di Aceh Besar Saat Gempa Hebat Mengguncang
-
Koran Gempa Pidie Jaya Aceh Tak Henti Berdatangan ke Rumah Sakit
-
BMKG Aceh: Jangan Terpancing Isu Tsunami di Gempa Pidie Jaya
-
Gempa Pidie Jaya, RSUD sampai Kewalahan Tangani Korban
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM