Suara.com - PT SHARP Electronics Indonesia mengawali tahun 2017 dengan meraih penghargaan Indonesia Prestige Brand Award 2017 untuk empat kategori produk. Kategori itu meliputi lemari es, TV dan air-conditioner.
Senior GM Production REF Division SEID, Yasuo Takenaka mengungkapkan rasa gembiranya akan penghargaan ini.
"Kami akan tetap terus berusaha menghadirkan produk-produk yang berkualitas dengan membenamkan fitur-fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di Indonesia (local features)," ujarnya dalma keterangan resminya, Selasa (31/1/2017).
Akhir tahun 2013 untuk memenuhi kebutuhan pasar akan produk peralatan rumah tangga, SEID memindahkan produksi lemari es dan mesin cucinya dari Pulogadung ke kawasan pabrik barunya di Kawasan Internasional Industrial City, Karawang Jawa Barat.
Dengan luas sebesar 31 hektar, Sharp meningkatkan kapasitas produksi pabrik lemari es dan mesin cucinya 2 kali lipat dari pabrik sebelumnya di Pulogadung. Di tahun 2016, seiring dengan permintaan pasar yang meningkat akan produk LED TVnya, SHARP pun memindahkan pabrik TV nya dengan menempati area seluas 11.000 m 2.
General Manager Brand Strategy Group Division, PT SHARP Electronics Indonesia, Haruhiko Sano megungkapkan, pada bulan April 2016, Sharp berhasil memproduksi 15 Juta unit lemari es, lalu pada bulan Oktober 2016 berhasil mencapai angka 20 Juta unit TV, dilanjutkan dengan pencapaian 5 Juta unit mesin cuci pada bulan Desember 2016.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi