Suara.com - Sharp optimistis dapat menembus penjualan sejuta unit TV di Tanah Air pada 2018, berkontribusi 10 persen dari target penjualan TV Sharp secara global. Untuk mencapai target tersebut, Sharp melakukan ekspansi ke pasar TV LED Tanah Air.
"Pada 2016, kapasitas produksi TV Sharp di Indonesia adalah sejuta unit dengan target penjualan 800 ribu unit. Pada 2018, kami menargetkan penjualan TV sebanyak sejuta unit," kata Wakil Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia (SEI) Shigeo Noma dalam konferensi pers '20 Million TV Production In Indonesia' di Jakarta Rabu (5/10/2016).
Target penjualan sejuta unit TV pada 2018 itu menyumbangkan 10 persen dari target global Sharp.
"Kami akan melipatgandakan penjualan TV kami secara global menjadi 10 juta unit pada 2018. Oleh karena itu, ekspansi bisnis mutlak diperlukan, termasuk di pasar Indonesia yang amat penting untuk kami," ungkap Head of Global Business Unit Digital Information Appliance Sharp Corporation Kazuhiro Kitamura melalui pesan yang disampaikan salah satu eksekutif SEI.
Kini, Sharp juga lebih gencar memperluas lini produknya ke TV LED, termasuk dengan meluncurkan Aquos 40 inchi. Pasalnya, pasar TV LED nasional terus berkembang, namun belum benar-benar pulih seperti pada 2013 saat total penjualannya mencapai 4.940.516 unit.
Pertumbuhan pasar TV LED ditunjang penjualan model-model berukuran 40 inchi yang stabil naik 5,3-9,4 persen sejak 2013. "Dengan kondisi ekonomi yang terus membaik, pasar TV LED bisa mencapai lebih dari 5 juta unit beberapa tahun ke depan," ujar General Manager Product Planning Assistant SEI Ardy.
Sharp sendiri memulai produksi di Indonesia 45 tahun lalu. Hingga kini, total 20 juta unit TV telah diproduksi.
Produksi 5 juta unit pertama digapai pada 2005, sedangkan angka 10 juta unit diraih dalam waktu lebih cepat yakni pada 2010. "Kami mencapai 20 juta sampai 28 september kemarin," ucap General Manager Production TV Division SEI Johnny Sudirman.
Sharp, menurut Noma lagi, mulai merakit TV di Indonesia sejak 1971. Hingga kini, Sharp telah memiliki dua pabrik di Pulogadung, Jakarta dan Karawang, Jawa Barat.
Pabrik Sharp di Karawang telah resmi beroperasi pada Mei kemarin. Salah satu produk yang diproduksi di pabrik bernilai investasi Rp55 miliar itu ialah TV LED 24, 32, serta 40 inchi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi