Bank MAYORA memberikan dukungan berupa sponsorship dalam kegiatan HUT ke -2 Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Kenanga, Petojo Jakarta Barat pada Selasa (30/5/2017).
Dalam acara tersebut dihadiri oleh Lurah Cideng, Muchammad Faozi, dan Division Head Corporate Communication & QM Bank MAYORA, Yoewanty Dirgantoro.
Menyambut kegiatan HUT ke-2 RPTRA Kenanga digelar berbagai macam acara penyuluhan kesehatan, perlombaan untuk warga, yang dihadiri oleh 400 orang peserta yang terdiri dari berbagai macam komunitas di masyarakat sekitar Kel. Cideng.
"Bank MAYORA juga membuka booth stand agar masyarakat dapat lebih mengenal produk perbankan Bank MAYORA sebagai solusi keuangan sesuai kebutuhan," kata Yoewanty dalam siaran pers, Senin (5/6/2017).
Untuk masyarakat yang membuka rekening tabungan langsung di booth Bank MAYORA dapat meraih beragam hadiah menarik, antara lain paket produk Mayora.
Dalam rangka mendukung program edukasi / literasi keuangan dari pemerintah, Bank MAYORA turut bekerjasama dengan RPTRA Kenanga menjalankan program edukasi keuangan untuk kelompok Ibu PKK dan para pelajar.
Dengan kegiatan ini, diharapkan komunitas masyarakat di RPTRA Kenanga semakin mengenal peran dan fungsi Bank serta meningkatkan kemampuan mereka dalam manajemen keuangan keluarga.
Edukasi keuangan ini sebagai bagian dari kontribusi Bank Mayora untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia. Selain itu juga sebagai peran serta Bank MAYORA dalam meningkatkan indeks literasi keuangan nasional, yang sedang digalakkan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) kedua yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2016 menunjukkan indeks literasi keuangan sebesar 29,66 persen dan indeks inklusi keuangan sebesar 67,82 persen.
Baca Juga: Bank Mayora Targetkan Porsi Kredit Konsumer Naik Jadi 10 Persen
Angka tersebut meningkat dibanding hasil SNLIK pada 2013, yaitu indeks literasi keuangan 21,84 persen dan indeks inklusi keuangan 59,74 persen.Dengan demikian telah terjadi peningkatan pemahaman keuangan (well literate) dari 21,84persen menjadi 29,66 persen, serta peningkatan akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan (inklusi keuangan) dari 59,74 persen menjadi 67,82 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Berpacu Waktu, Pencarian Korban Gempa Bumi Kolombia Masuk Fase Akhir
-
Daftar Harga HP Motorola Agustus 2026 Terbaru, Lengkah dari Entry Level ke HP Lipat
-
Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen
-
Wajah Baru Pasar Godean Usai Relokasi, Pedagang Masih Perlu Beradaptasi
-
Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang
-
3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar
-
4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral