Momen Hari Raya Idul Fitri merupakan salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu oleh sebagian besar umat Islam. Umumnya, pada saat Lebaran masyarakat ingin berkumpul dengan Sanak Saudaranya. Bagi yang tinggal jauh dari keluarga, budaya pulang kampung atau biasa disebut mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri telah menjadi saat yang ditunggu tunggu dan membahagiakan.
Dengan adanya fenomena mudik yang terjadi setiap tahun, timbul beberapa dampak akibat mobilisasi masyarakat dalam jumlah besar di waktu yang hampir bersamaan. Macet terjadi hampir di semua kota tujuan mudik lebaran, dengan diiringi kejadian kecelakaan yang juga meningkat pada saat yang sama. Melihat kondisi ini, BRI secara rutin sejak tahun 2004 mengadakan kegiatan Mudik Bareng gratis yang diikuti oleh nasabah BRI. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk Corporate Social Responsibility BRI untuk membantu meringankan beban masyarakat, karena dengan ikut Mudik Bareng BRI, masyarakat bisa menghemat biaya yang dikeluarkan untuk transportasi mudik.
“Untuk tahun ini, Bank BRI akan menggelar Mudik Bersama dengan 7.000 nasabah BRI dengan menggunakan 110 armada bus, 4 kereta api, 2 pesawat dan 1 kapal laut,” ujar Corporate Secretary BRI Hari Siaga di Jakarta, Rabu (21/5/2017). Adapun tujuan mudiknya yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Barat dan Sumatera Selatan. Para peserta yang berpartisipasi dalam Mudik Bareng BRI tahun ini adalah nasabah UMKM pilihan Bank BRI yang merantau ke Jabodetabek.
Diantara 7.000 pemudik yang ikut berpartisipasi, 50 diantaranya merupakan Tenaga Kerja Indonesia yang juga difasilitasi mudik gratis oleh Bank BRI. “50 pahlawan devisa tersebut diantaranya berasal dari Uni Emirat Arab, Saudi Arabia, Taiwan, Hong Kong, Korea Selatan dan Malaysia. Ini merupakan wujud apresiasi Bank BRI dimana kelima puluh orang pahlawan devisa yang terpiih merupakan nasabah BRI yang secara rutin telah mengirimkan sebagian dari penghasilannya untuk ditabung di rekening BRItama dan Simpedes,” imbuh Hari Siaga.
Mudik Bareng BRI tahun ini akan dilaksanakan dalam empat tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada hari Kamis (15/6/2017) dengan menggunakan moda transportasi kapal laut. Sedangkan tahap kedua menggunakan moda transportasi bus dan kereta api yang dilaksanakan pada hari Rabu (21/6/2017) Juni 2017. Adapun tahap terakhir dilaksanakan pada hari Kamis (22/6/2017), dengan menggunakan pesawat udara.
Pemudik yang ikut tidak perlu khawatir dengan biaya. Pasalnya, Mudik Bersama BRI ini tak dikenai biaya sepeser pun alias gratis. Selain memperoleh kemudahan transportasi berkelas, peserta Mudik bersama juga dijamin saat buka puasa dan sahur di perjalanan serta setiap moda transportasi dilengkapi dengan perangkat kesehatan yang memadai. Disamping itu pemudik juga diberikan fasilitas perlindungan asuransi kecelakaan diri oleh Bringin Life.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat menjadi terbantu dalam merekatkan kembali tali silaturahmi para pemudik dengan keluarga di kampung halaman. Dari sisi Bank BRI, kegiatan ini bertujuan untuk membantu Pemerintah dalam mengurangi angka kecelakaan di jalan raya. Kegiatan Mudik Bareng BRI ini adalah bagian dari implementasi program CSR Bank BRI, yakni BRI Peduli. Adapun program BRI Peduli dari terdiri 7 (tujuh) jenis bantuan, diantaranya bantuan bidang pendidikan, kesehatan, bantuan sarana umum, bantuan sarana ibadah, pelestarian alam dan bencana alam serta pengentasan kemiskinan.
Baca Juga: Polri dan BRI Kerjasama Luncurkan Kartu BRI-Polri Promoter
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak