Suara.com - Pada 2018, Kementerian Sosial akan menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai dan Bantuan Sosial Beras Sejahtera kepada 1.550 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 514 kota dan kabupaten se-Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM), Andi ZA Dulung, dalam diskusi antara pemerintah dengan media yang bertema "Perkembangan Penyaluran Bansos Pangan", di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (14/5/2018).
“Perubahan subsidi beras (rastra) menjadi Bansos Rastra memiliki mekanisme yang lebih baik, yang penyalurannya melalui bank dan KPM, sehingga bisa membeli bahan pangan yang diinginkan,” katanya.
Dirjen mengungkapkan, transformasi rastra menjadi BPNT pada 2018 dilakukan secara bertahap ke seluruh kota dan beberapa kabupaten di Indonesia. Transformasi ini diharapkan dapat membangun kebiasaan masyarakat untuk menabung, mengubah perilaku konsumtif menjadi produktif, dan masyarakat mau bertransaksi secara cashless.
Selain itu, penyaluran bantuan melalui bank juga memberi kemudahan untuk mengontrol dan memantau penyalurannya, serta dapat mengurangi penyimpangan.
Ia mengungkapkan, data Direktorat Penanganan Fakir Miskin (PFM) menunjukkan realisasi bansos rastra triwulan I tahun 2018 yang naik signifikan 99,56 persen dibandingkan saat masih menjadi subsidi beras (rastra) di periode yang sama tahun 2017, yang hanya 5,51 persen.
Ia menegaskan, BPNT dan Bansos Rastra ini memiliki kesamaan, yaitu tidak adanya biaya tebus yang harus dibayarkan oleh KPM.
Target hingga akhir 2018, BPNT diberikan kepada 10.083.910 KPM di 217 kabupaten atau kota sebesar Rp 110 ribu/KPM/bulan, sedangkan target Bansos Rastra disalurkan kepada 5.417.265 KPM di 297 kabupaten atau kota dengan jumlah beras 10/KPM/bulan.
Penerima Bansos Rastra dan BPNT masuk dalam Basis Data Terpadu (BDT), yang penetapannya diputuskan Mei dan November setiap tahunnya.
Dirjen mengungkapkan, penyaluran Bansos pangan terbagi dalam 3 wilayah. Wilayah I meliputi Sumatera dan Jawa Barat, sebanyak 182 kota atau kabupaten yang ditangani oleh Direktorat Penangan Fakir Miskin (PFM) Perdesaan, dengan jumlah dana mencapai Rp 7.374.508.680.000, yang disalurkan pada 5.586.749 KPM.
Kemudian Direktorat PFM Perkotaan sebagai wilayah II meliputi Jakarta, Banten, Jateng, DIY, Kalimantan, Bali, NTT, NTB, menangani 151 kota atau kabupaten, dengan jumlah 5.257.002 KPM, dan dana yang disalurkan mencapai Rp 6.939.242.640.000.
Terakhir, wilayah III penanganan bansos pangan oleh Direktorat PFM Pesisir, pulau-pulau kecil dan perbatasan antar negara melingkupi Jatim, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua sebanyak 182 kota atau kabupaten, dengan jumlah dana yang disalurkan Rp 6.278.248.680.000 kepada 4.756.249 KPM.
Sedangkan untuk realisasi rastra triwulan satu 2018 telah mencapai 422.910.570 kg dari pagu beras 424.789.890 kg, atau mencapai 5,51 persen.
Tag
Berita Terkait
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Gus Ipul Kunjungi Pesantren Pendiri NU, Sosialisasikan Agenda Muktamar
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence