Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) mengirim bantuan logistik dan mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar korban bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
“Petugas di lapangan terus bekerja melakukan evakuasi dan pendataan, distribusi logistik serta pendirian dapur umum juga dilakukan, untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Kamis (5/2/2026).
Bencana tanah bergerak terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara pada Senin (2/2). Tingginya intensitas hujan menyebabkan muncul retakan tanah di permukiman warga pada Senin sore. Kondisi semakin memburuk pada tengah malam hingga dini hari, setelah hujan deras kembali mengguyur tanah yang miring.
Bencana tanah bergerak berdampak setidaknya di empat RW Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara. Sebanyak 470 jiwa atau 150 Kepala Keluarga (KK) terdampak, dan 728 jiwa atau 255 KK di antaranya mengungsi ke berbagai titik pengungsian. Yakni Majelis Az Zikir Wa Ratiban, Majelis D. Pengasinan, SDN 2 Padasari, Pondok Pesantren, serta beberapa rumah penduduk.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bencana menyebabkan sejumlah kerugian materiil. Di antaranya fasilitas umum dan infrastruktur yang terdampak yakni 3 titik kerusakan pada jalan desa dan kabupaten, 1 irigasi, 1 jembatan desa, 1 mushola, SDN Padasari 01, SMA Al Adalah, Ponpes Al Adalah, PAUD Al-Muna Padasari, MI Padasari, MDTA Nurul Atfal, serta Polindes Padasari.
Kemensos bersama Dinas Sosial Provinsi, Dinas Sosial Kabupaten, BPBD, TNI, Polri, Tagana, serta relawan terus melakukan upaya penanganan secara menyeluruh. Mulai dari evakuasi korban terdampak ke lokasi pengungsian yang lebih aman, melakukan asesmen dan pendataan kebutuhan warga terdampak di masing-masing lokasi.
Kemudian, untuk layanan pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak, Kemensos dan Tagana Kabupaten Tegal telah mendirikan dapur umum lapangan yang berlokasi di Lebak, Padasari, Kecamatan Jatinegara, dengan total produksi 1.000 nasi bungkus perhari.
Untuk memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi, Kemensos mendistribusikan bantuan logistik yang terdiri dari makanan siap saji, selimut, kasur, tenda, dan lain sebagainya. Bantuan dikirim melalui Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.
Pemerintah Kabupaten Tegal juga menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana dan mendirikan Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Tanah Bergerak Desa Padasari. Saat ini, warga terdampak masih berada di lokasi pengungsian, petugas terus melakukan proses asesmen dan pendataan, layanan dapur umum juga terus berjalan. ***
Baca Juga: BPJS PBI Dinonaktifkan Sepihak, Pasien Gagal Ginjal Terkendala Cuci Darah: Ini Alasannya
Rincian bantuan logistik yang telah didistribusikan, sebagai berikut:
- Makan siap saji : 1.000 Paket
- Lauk Pauk Siap Saji : 250 Paket
- Tenda Keluarga : 5 Unit
- Tenda Serbaguna : 1 Unit
- Kasur : 200 Lembar
- Tenda Gulung : 50 Lembar
- Selimut : 200 Lembar
- Sandang Anak : 100 Paket
- Family Kit : 100 Paket
- Kids Ware : 100 Paket
Berita Terkait
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Sepihak, Pasien Gagal Ginjal Terkendala Cuci Darah: Ini Alasannya
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
BPJS Kesehatan PBI Mendadak Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Peran Aktif Pemda Perbarui Data DTSEN
-
Kemensos Perkuat Sekolah Rakyat Lewat Sinkronisasi Data 66 Titik ke Dapodik
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok
-
Penggerebekan Besar di Hayam Wuruk, Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Judi Online Internasional
-
Pecah! Prabowo Joget Tabola Bale Bareng Warga Miangas Usai Hadiri KTT ASEAN
-
Brimob Bersenjata Lengkap Kepung Hayam Wuruk: Markas Judi Online Jaringan Internasional Terendus
-
Cegah Tawuran, Kolong Flyover Pasar Rebo Disulap Jadi Sasana Tinju dan Skate Park
-
Mau Ditinjau Prabowo Hari Ini, Beginilah Fasilitas Kampung Nelayan Leato Selatan di Gorontalo
-
Usai Hadiri KTT ASEAN, Prabowo Langsung Kunjungi Pulau Miangas di Perbatasan RI - Filipina
-
Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48
-
Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir