Suara.com - Minimnya fasilitas publik dan layanan kesehatan yang ramah bagi warga lanjut usia (lansia) merupakan salah satu bukti nyata kurangnya kesadaran masyarakat dan pemerintah dalam menghargai warga senior, untuk itu Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) 1993 bekerja sama dengan Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (PERGEMI) akan menggelar Senior Citizen Expo pada Oktober 2018 untuk kali pertama.
"Budaya menghargai lansia (lanjut usia) harus ditanamkan sedini mungkin agar tak ada gap. Itu juga harus ditunjang dengan kebijakan di tingkat pemerintah,” ucap Ketua PB PERGEMI, Prof.Dr. dr. Siti Setiati, SpPD, KGer, MEpid di Jakarta, belum lama ini.
Menurut Siti, permasalahan antara warga senior ini bukan hanya monopoli pekerja di bidang kesehatan, tetapi juga semua bidang. Semisal, katanya, fasilitas transportasi khusus bagi lansia.
"Itu kan harusnya ada peran serta dari Kementrian Perhubungan untuk memudahkan mereka naik bus atau kereta," tambahnya.
Pun dengan pusat-pusat perbelanjaan yang ada, Siti menganggap kurang dibuat nyaman bagi para lansia. "Kamar mandinya licin dan bisa membahayakan keselamatan," kata Siti dikutip dari siaran pers yang diterima Suara.com.
Ia berharap adanya perubahan mendasar menyikapi permasalahan ini, terutama pada pola pikir masyarakat dari tingkat sekolah.
Hasil dari kegiatan Senior Citizen Expo 2018 ini juga rencananya akan direkomendasikan ke pemerintah Indonesia. "Kami berharap ada rekomendasi ke pemerintah. Maka dari itu kita mulai dari industri pendidikan terlebih dulu untuk mengubah pola pikir kita," katanya.
Ketua penyelenggara The 1st Senioe Citizen Expo 2018, de Edy Rizal Wahyudi, SpPD, KGer, mengatakan rangkaian awal kegiatan ini akan dimulai pada Juli 2018 dengan menyelenggarakan jalan sehat dan olahraga bersama keluarga sambil mengajak serta nenek dan kakek ke Silang Monas, Jakarta Pusat.
"Kegiatan puncaknya adalah The Ist Senior Citizen Expo 2018 yang akan digelar pada Oktober 2018. Ini kegiatan pertama kali di Indonesia yang digelar untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap warga senior untuk menuju gerakan Indonesia Ramah Lansia," tambah Edy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
1000x Ghea Indrawari, Lagu yang Bikin Saya Berhenti Membandingkan Cinta
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Spotec, Harga Rp300 Ribuan Empuk dan Nyaman Dipakai
-
Tecno Pova 8 5G Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 8.000 mAh dan Kamera Sony
-
Flirty dan Sensual! Katseye Jadi Pusat Perhatian di Lagu Hootie Frutti
-
AFAID26 Rayakan Satu Dekade Budaya Pop Jepang di Indonesia: Sarat Konser, Anime, Cosplay, Kuliner
-
Bukan Mengosongkan Pikiran, Meditasi Ini Justru Mengajak Berdamai dengan Gejolak Batin
-
Perbedaan Purging vs Breakout saat Mencoba Serum Baru dan Cara Mengatasinya
-
Jadwal dan Siaran Langsung Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka 2026
-
Ulasan Ketok Mejik: Aksi Konyol Para Mekanik Mempertahankan Rumah Warisan
-
Promo Agustus di Warung Kopi Klotok, BRI Kasih Diskon Besar!