Suara.com - Produsen elektronik, Sanken berhasil menciptakan inovasi dengan menghadirkan dispenser yang mampu menampung dua galon sekaligus.
Teddy Tjan, Direktur Marketing Sanken mengatakan, model dispenser ini memberikan kemudahan bagi pengguna terutama saat hendak mengganti galon yang telah habis airnya. Pengguna tidak perlu kerepotan mengangkat galon yang penuh dengan air.
"Teknologi inovasi dispenser duo galon dikembangkan oleh team insinyur Jepang bekerja sama dengan insinyur putra- putri anak bangsa Indonesia," ujar Teddy.
Ia menambahkan, keunggulan lain dari dispenser duo galon ini adalah tetap mampu mengalirkan air minum saat listrik padam. Hal ini berbeda dengan dispenser satu galon yang berada di bawah yang tidak befungsi jika listrik padam.
“Dispenser Sanken Duo Galon ini produk dalam negeri lho dan satu-satunya di dunia. Kadar TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) sudah mencapai 70 persen," ujar Teddy.
Atas inovasi dan keunikan dispenser dua galon ini, Sanken memperoleh penghargaan 'Pertama Di Indonesia (PERDI)' dari Tras N Co. Penghargaan ini menjadikan Sanken sebagai perusahaan elektronik pertama yang memiliki brand dua galon di Indonesia, bahkan dunia.
Hasil ini dipilih setelah Tras N Co Indonesia melakukan survei terhadap 100 perusahaan yang terpilih dan tersurvei pada periode Februari-April 2018. Perusahaan-perusahaan ini dinilai telah berhasil menciptakan inovasi dan karya 'Pertama Di Indonesia' setelah memenuhi tiga aspek, antara lain The First Aspect, Evidence Aspect, dan Validation Aspect.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence