Suara.com - Klinik kecantikan asal Korea Selatan (Korsel), Skinda Dermatology, hadir di Indonesia untuk menjawab kebutuhan perempuan sibuk yang sulit meluangkan waktu untuk melakukan perawatan kecantikan.
Klinik yang didirikan oleh Dr. Lee Kyung Real, M.D., Ph.D. memberikan hasil klinis yang nyata dan efisien, tanpa efek samping maupun downtime, cocok bagi para individu yang memiliki mobilitas tinggi.
"Kami sudah memiliki pengalaman belasan tahun di dunia dermatologi yang mengatasi berbagai permasalahan kulit. Satu yang utama adalah pigmentasi, masalah yang dimiliki oleh hampir semua orang. Apalagi, masyarakat Korea memiliki kulit yang terang, yang sangat mengganggu jika dibiarkan," ujar Dr. Lee Kyung Real, M.D., Ph.D. dalam pembukaan Skinda Dermatology di Jakarta, Selasa (25/9/2018).
Selain pigementasi, lanjut dia, klinik yang berlokasi di Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan ini juga terbiasa mengatasi berbagai kasus masalah kulit yang berbeda seperti jerawat, bekas luka dan tanda-tanda penuaan dengan perawatan yang cukup lengkap dan bervariasi, mulai dari facial, filler, botox, hingga Laser dan energy-base-device lainnya.
Manager Klinik Skinda Dermatology, Dian menjelaskan setiap prosedur perawatan di kliniknya dilakukan oleh dokter spesialis kulit tersertifikasi, dengan diagnosis paling akurat, serta perawatan dan prognosis yang paling tepat, demi menjamin keamanan dan efektivitas terapi.
Tak hanya itu, kliniknya juga menggunakan alat medis terbaik dengan teknologi canggih dari ILOODA, salah satu produsen alat kesehatan berbasis di Korsel.
Sebelum melakukan berbagai perawatan tersebut, kata dia, pasien dapat terlebih dahulu berdiskusi dengan manager klinik dan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kulitnya.
"Progress dari setiap perawatan akan di foto di ruangan khusus yang telah dilengkapi dengan peralatan dan pencahayaan yang sesuai. Di sini, kami mengerti kompleksitas kulit pasien, sehingga hampir semua perawatan kami terdiri dari perawatan multi-modality, yaitu mengombinasikan beberapa perawatan agar dapat memberikan hasil yang lebih optimal," ujar dia.
Setiap pasien juga akan mendapatkan perawatan yang customized dan terfokus pada kondisi kulit mereka, bukan orang lain. Setelah melakukan tindakan pun, lanjut Dian, pasien akan mendapatkan prosedur after-treatment dengan cara yang intensif dan unik, untuk menekan risiko downtime, serta efek samping.
Baca Juga: Survei: Jokowi - Sandiaga Beken, Prabowo - Ma'ruf Kurang Dikenal
Sehingga, kata Dian, pasien bisa langsung berkegiatan setelah melakukan perawatan tanpa khawatir memiliki bekas merah atau tanda setelah perawatan lain di kulit mereka. Hal ini, juga memudahkan pasien yang hanya memiliki waktu singkat untuk perawatan di sela aktivitasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja